WartaPesona.com - Mendikbudristek Nadiem Makarim, mengatakan program Merdeka Belajar sudah diterapkan di lebih dari 300 ribu satuan pendidikan dan berdampak signifikan.
Menurut Mendikbudristek Nadiem Makarim, dampak signifikan program Merdeka Belajar itu dirasakan oleh peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan.
Dampak program Merdeka Belajar itu menurut Mendikbudristek Nadiem Makarim juga dirasakan oleh para seniman, pelaku budaya, satuan pendidikan dari PAUD hingga perguruan tinggi, serta berbagai lembaga dan komunitas dari Sabang hingga Merauke.
Mendikbudristek Nadiem Makarim menyatakan hal tersebut dalam pidato peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2023, yang disiarkan melalui kanal YouTube Kemendikbud RI, dikutip Selasa (3/10).
Dalam pidatonya tersebut, Mendikbudristek Nadiem Makarim juga mengatakan gerakan Merdeka Belajar dan Merdeka Berbudaya telah membuat bangsa Indonesia mampu menjaga nilai-nilai persatuan yang diamanatkan dalam Pancasila.
Dia mengatakan, bahwa perubahan signifikan di bidang pendidikan dan kebudayaan melalui gerakan Merdeka Belajar dan Merdeka Berbudaya diraih hanya dalam waktu 4 tahun ini.
Baca Juga: Ratu melahirkan, populasi Badak Sumatera di SRS TNWK Lampung bertambah seekor
Nadiem Makarim juga mengatakan, jika saat ini Kurikulum Merdeka telah diterapkan di lebih dari 300.000 satuan pendidikan.
Didukung asesmen nasional dan rapor pendidikan, kurikulum Merdeka Belajar tersebut telah memberikan keleluasaan dalam mengajar dan belajar.
"Lebih dari 460.000 mahasiswa telah merasakan pengalaman berharga belajar di luar kampus berkat program-program kampus Merdeka," kata Mendikbudristek Nadiem Makarim dalam pidatonya tersebut.
Dia kemudian mengatakan kemerdekaan yang diperoleh peserta didik untuk belajar dan berkarya, merupakan kunci untuk membawa Indonesia melompat ke masa depan.
"Kemajuan bangsa dan negara kita ditentukan dari sejauh mana keragaman kebudayaan Indonesia turut menyejahterakan masyarakat," katanya.
Artikel Terkait
Menteri Nadiem Makarim Diamuk Anggota DPR, Ada Apa?
Pendidikan inklusif, ciptakan keadilan bagi semua tanpa ada perbedaan
Tantangan bisnis pendidikan di era digital, dari penerapan teknologi hingga kurikulum yang solutif
Universitas Terbuka, membuka pintu akses pendidikan tinggi tanpa pandang bulu dan fleksibel
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Perancis UPI Terlibat dalam École D’été Tourisme Erasmus+
Revitalisasi Pendidikan: Era Baru Lulus Kuliah Tanpa Skripsi, Simak Informasinya
Investasi pendidikan jadi fokus penting UNWTO pada peringatan WTD 2023, alasannya begini
Sandiaga Uno Mengapresiasi Kemitraan RI-Singapura: SCALE IX, Jembatan Pendidikan Antar Negara
Kasus perundungan di sekolah, efektivitas kurikulum Merdeka Belajar kembali dipertanyakan