WartaPesona.com - Menggunakan mesin biodigester, kini Taman Margasatwa Ragunan (TMR) Jakarta mampu mengolah limbah organik menjadi pupuk kompos, gas dan energi listrik.
Mesin biodigester di TMR Jakarta ini diklaim mampu mengolah 20 ton limbah organik dalam sehari, yang menghasilkan daya listrik sebesar 234 kWh.
Keberadaan mesin biodigester di TMR Jakarta yang mampu mengolah limbah organik menjadi kompos, gas dan energi listrik ini juga akan menjadi learning center.
Baca Juga: Ingin ekspor produk ke luar negeri, pelaku UKM harus tahu persyaratan wajib berikut ini
Masyarakat bisa belajar pengolahan sampah organik menjadi kompos, gas dan energi listrik di TMR Jakarta.
Dilansir dari laman jakarta.go.id, program teknologi pengolahan sampah menjadi energi atau Waste To Energy (WTE) Center merupakan hasil kerja sama TMR Jakarta dan PT Paiton Energy.
Kepala Unit Pengelola TMR Jakarta Endah Rumiyati, mengatakan PT Paiton Energy memasang dan mengoperasikan 8 unit mesin biodigester.
Baca Juga: Perkebunan Teh Gumilir Kulon Progo Yogyakarta tawarkan sensasi petik daun dan minum di kebun
Mesin biodigester tersebut berfungsi untuk mengolah limbah kotoran hewan dan sampah organik lainnya menjadi biogas.
Biogas inilah yang kemudian menjadi sumber energi untuk menggerakkan pembangkit listrik tenaga sampah atau PLTSa Biogas.
Endah Rumiyanti mengatakan, PLTSa Biogas tersebut mampu menghasilkan tenaga listrik 234 KWh dan dikelola mandiri oleh TMR Jakarta untuk WTE dan learning center.
Unit pengelola sampah organik menggunakan biodigester ini diresmikan oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tam Hut) DKI, pada 19 September 2023.
Baca Juga: Presiden Jokowi targetkan kontingen Indonesia peringkat 10 Asian Games 2022 di Hangzhou China
Artikel Terkait
Angela Tanoesoedibjo: Catalyst Changemakers Ecosystem Solusi Masalah Sampah di Destinasi Wisata
Murah Meriah, Wisata Ragunan Membludak Saat Libur Lebaran!
Selama libur Idul Adha Taman Margasatwa Ragunan Jakarta banjir pengunjung, diprediksi meningkat hingga Minggu
Liburan ke Taman Margasatwa Ragunan Jakarta, miniatur alam tropis yang sejuk, bisa naik Unta
BRIN mulai lakukan modifikasi cuaca atasi polusi udara Jakarta, 800 kilogram garam disemai di awan
Atasi polusi udara di Jakarta, Pemprov DKI mulai terapkan WFH, tilang emisi masih dikaji
Dampak polusi udara, 674 Puskesmas dan 66 RS di Jabodetabek disiapkan antisipasi ISPA dan pneumonia
Kasus ISPA di Jabodetabek terus meningkat gegara polusi udara, di DKI 100.000 kasus per bulan
Atasi polusi udara di Jakarta, Pemda DKI dan BUMN upayakan bangun jaringan pipa gas
Sandiaga Uno Mengapresiasi GoTo Impact Foundation dalam Membangun Ekosistem Inovasi Pengelolaan Sampah
Waduh, polusi udara bisa menyebabkan masalah kulit wajah hingga kanker?