WartaPesona.com- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno, telah menegaskan pentingnya peran pemuda atau generasi muda ASEAN dalam upaya menciptakan lapangan kerja dan berpartisipasi aktif dalam isu-isu keberlanjutan.
Pernyataan ini disampaikan oleh Menparekraf Sandiaga dalam ASEAN+ Youth Summit 2023 yang bertema "Elevating ASEAN Opportunities: Prospects, Hurdles, and Crafting a Resilient Future Presented by ASEAN Youth Agenda."
Menparekraf Sandiaga Uno menekankan bahwa generasi muda harus memainkan peran sentral dalam menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan.
Baca Juga: Terbaru vivo V29 5G: Kamera Canggih dan Desain Baru, Ponsel Tahan Air, dan Bonus Menarik!
"Saya juga mencatat ada semangat dari anak-anak muda kita dalam menciptakan ASEAN citizen show, jadi kultur dan rasa kepemilikan atau sense belonging sebagai negara ASEAN," ujarnya.
Selain itu, Menparekraf mengungkapkan kegembiraannya dalam bertemu dengan generasi muda ASEAN dan menyatakan harapannya pada generasi muda yang penuh energi positif, ide kreatif, dan inovatif dalam mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pemberdayaan perempuan.
"Ekonomi sebagian besar ditopang oleh UMKM. Dan 90 persen pekerjaan berasal dari UMKM, dan hampir 60 persen dari UMKM bergerak di sektor ekonomi kreatif kuliner, fesyen, kerajinan tangan, ekonomi digital, musik, film, animasi, yang sebagian besar diberdayakan oleh perempuan.
Baca Juga: Festival Pacu Jalur Riau: Kesenian Tradisional dan Maknanya
Jadi saya akan mengatakan entrepreneurship ini benar-benar harus menjadi kewarganegaraan ASEAN dan harus dipromosikan lebih sebagai budaya ASEAN," paparnya.
Lebih lanjut, Menparekraf berbagi pengalaman sukses dan praktik terbaik yang telah dilakukan Indonesia melalui Kemenparekraf dalam upaya pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif setelah pandemi COVID-19.
Ia mengingat saat pertama kali ditugaskan oleh Presiden Joko Widodo untuk mengurus pariwisata, yang dianggapnya sebagai momen penting untuk merancang pariwisata yang lebih personal, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan lokal.
Baca Juga: KTT ASEAN-Kanada: Trudeau Bicara Keramahtamahan Indonesia dan Kemitraan Strategis
Menparekraf juga menyoroti peran penting berbagai acara internasional seperti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 dan KTT ke-43 ASEAN yang diselenggarakan di Indonesia dalam membantu pemulihan sektor pariwisata.
Ia percaya bahwa generasi muda telah berperan aktif dalam upaya pemulihan pariwisata di Indonesia.
Menparekraf mengakhiri pidatonya dengan mengajak pemuda ASEAN untuk berwisata ke Indonesia dan berkontribusi pada pertumbuhan sektor pariwisata.
Artikel Terkait
Sandiaga Uno : Kelezatan Kuliner Jakarta, Jajanan Pasar Khas untuk Diplomat dan Tamu KTT ASEAN 2023
Sandiaga Uno: Transformasi Digital WIPO dan Kolaborasi Membuka Peluang Baru untuk Pelaku Subsektor Aplikasi
Menjelajahi Keindahan Alam dan Budaya Bersama Sandiaga Uno: Kekuatan Utama Pariwisata ASEAN
Sandiaga Uno: Mendukung Kreativitas Budaya Pementasan Teatrikal Jalasena Laksamana Malahayati
Sandiaga Uno Membidik Kenaikan Wisatawan Korea Selatan ke Indonesia: Langkahnya Menuju Sukses
Ketapanrame Jatim Bertransformasi: Kolaborasi Sandiaga Uno dan ADGI untuk Menguatkan Branding Desa Wisata
Sandiaga Uno: Mendukung Kreativitas Lewat Jakarta International Photo Festival 2023
Sandiaga Uno, Delegasi Wonderful Indonesia di World Culture Festival 2023 di AS Kebudayaan Nusantara Bersinar
Sandiaga Uno Meramalkan Kesetaraan Dampak Ekonomi: KTT Ke-43 ASEAN vs KTT G20 di Bali
Sandiaga Uno Mengundang Maskapai ASEAN: Buka Rute Penerbangan ke Indonesia!