WartaPesona.com- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) Indonesia dengan tegas mendukung partisipasi delegasi "Wonderful Indonesia" dalam World Culture Festival 2023 di Amerika Serikat.
Kegiatan ini dianggap sebagai salah satu bentuk diplomasi budaya untuk mempromosikan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia secara global.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengumumkan dukungan ini dalam acara "The Weekly Brief With Sandi Uno" di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, pada Senin (4/9/2023).
World Culture Festival, yang diadakan setiap lima tahun sekali, akan berlangsung pada 29 September hingga 1 Oktober di National Mall, Washington D.C., Amerika Serikat.
Menurutnya, partisipasi Indonesia dalam kegiatan ini adalah peluang besar untuk memperluas promosi tradisi dan budaya Indonesia di kancah internasional.
"Kita akan berpartisipasi untuk menampilkan keindahan budaya Indonesia kepada dunia melalui tarian dan nyanyian yang akan dipentaskan oleh 200 penari, dengan audiens berasal dari lebih dari 100 negara serta jutaan penonton," kata Sandiaga Uno dengan antusias.
Baca Juga: Rekayasa Lalu Lintas saat KTT ASEAN 2023: Daftar Jalan Ditutup dan Rute Alternatif
Trio Dewangga, Ketua Kelompok Kerja Musik, Film, Pertunjukan, dan Aplikasi dari Direktorat Event Nasional dan Internasional Kemenparekraf/Baparekraf, juga memberikan dukungan penuh terhadap partisipasi delegasi Wonderful Indonesia dalam World Culture Festival 2023.
"Semoga Indonesia bisa semakin dikenal dunia lewat Bhinneka Tunggal Ika, sebagai bangsa yang kaya akan budaya namun tetap menjunjung tinggi persatuan," ungkap Trio.
Perwakilan delegasi Wonderful Indonesia, Debbie R. Sianturi, menambahkan bahwa keanekaragaman budaya Indonesia sejalan dengan tema World Culture Festival 2023, yaitu "Unity and Harmony in Diversity" (Persatuan dan Harmoni dalam Keberagaman).
Baca Juga: Teror Valak Kembali! Sinopsis Film The Nun 2 dan Kembalinya Ketegangan
Sebagai negara yang beragam, Indonesia diharapkan mampu membawa pesan-pesan persatuan ke dunia internasional.
"Besar harapan kita, Indonesia bisa membawa aura perdamaian dalam acara ini," kata Debbie.
Dengan demikian, partisipasi Indonesia dalam World Culture Festival 2023 diharapkan akan menjadi wadah untuk mempromosikan kekayaan budaya dan persatuan bangsa ini di panggung dunia.***
Artikel Terkait
Sandiaga Uno Ungkap Rencana Kemenparekraf Tahun 2024 di Hadapan Komisi X DPR RI, Visi Baru Pariwisata
Sandiaga Uno Memukau di Event JPJR Belitung Timur dengan Tarian 'Gajah Manunggang
Sandiaga Uno : Belitung Destinasi Post Event yang Menggoda Setelah KTT ASEAN ke-43
Sandiaga Uno : Kelezatan Kuliner Jakarta, Jajanan Pasar Khas untuk Diplomat dan Tamu KTT ASEAN 2023
Sandiaga Uno: Transformasi Digital WIPO dan Kolaborasi Membuka Peluang Baru untuk Pelaku Subsektor Aplikasi
Menjelajahi Keindahan Alam dan Budaya Bersama Sandiaga Uno: Kekuatan Utama Pariwisata ASEAN
Sandiaga Uno: Mendukung Kreativitas Budaya Pementasan Teatrikal Jalasena Laksamana Malahayati
Sandiaga Uno Membidik Kenaikan Wisatawan Korea Selatan ke Indonesia: Langkahnya Menuju Sukses
Ketapanrame Jatim Bertransformasi: Kolaborasi Sandiaga Uno dan ADGI untuk Menguatkan Branding Desa Wisata
Sandiaga Uno: Mendukung Kreativitas Lewat Jakarta International Photo Festival 2023