Sandiaga Uno: Transformasi Digital WIPO dan Kolaborasi Membuka Peluang Baru untuk Pelaku Subsektor Aplikasi

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Selasa, 5 September 2023 | 11:30 WIB
Sandiaga uno saat membuka kegiatan workshop di JS Luwansa Kuningan Jakarta Selatan (kemenparekraf.go.id)
Sandiaga uno saat membuka kegiatan workshop di JS Luwansa Kuningan Jakarta Selatan (kemenparekraf.go.id)

WartaPesona.com- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) Indonesia bersinergi dengan World Intellectual Property Organization (WIPO), badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), untuk menghadirkan kelas kekayaan intelektual (KI) yang mengusung tema "Intellectual Property and Mobile Applications: Business and Legal Issues."

Dalam pembukaan workshop yang berlangsung di JS Luwansa, Kuningan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan harapannya bahwa kegiatan ini akan mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif subsektor aplikasi, khususnya aplikasi seluler (mobile apps).

"Aplikasi seluler (mobile apps) telah menjadi pendorong utama dalam mengembangkan ekonomi kreatif.

Baca Juga: Kata Presiden Jokowi, ASEAN punya angkatan kerja ke-3 terbesar di dunia, 65 persen potensi naik kelas menengah

Mereka telah mengubah bagaimana kita berinteraksi, menciptakan, dan mengkonsumsi konten," ujar Menparekraf Sandiaga.

Ia menekankan bahwa subsektor aplikasi memiliki dampak besar pada perekonomian Indonesia, sehingga peningkatan kapasitas dan kapabilitas para pelaku di dalamnya, terutama dalam hal kekayaan intelektual, menjadi hal yang sangat penting.

Workshop ini berlangsung selama dua hari hingga 5 September 2023, bertepatan dengan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Jakarta.

Baca Juga: Belitong Heritage City Walk Street Carnival: Menguatkan Warisan Sejarah Wisata di Belitung

Menparekraf Sandiaga juga menyoroti peran penting pendapatan dari mobile apps dalam kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Hal ini menunjukkan betapa esensialnya mobile apps dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, dengan kekayaan intelektual yang hadir untuk melindungi inovasi para kreator.

Deputy Director General WIPO, Sylvie Forbin, dalam sambutannya, menyatakan bahwa WIPO, sebagai organisasi kekayaan intelektual dunia, sepenuhnya mendukung potensi pengembangan ekonomi kreatif Indonesia.

Baca Juga: 4 tips aman transaksi online agar terhindar dari jebakan kejahatan siber

Indonesia dipilih sebagai salah satu penerima manfaat kolaborasi WIPO, bersama dengan negara-negara lain seperti Chile, Uruguay, dan UAE.

“Kami sangat bersemangat untuk berkolaborasi dan mendukung pengembangan potensi KI (kekayaan intelektual) dalam industri kreatif digital di Indonesia," kata Forbin.

Acara ini juga dihadiri oleh Direktur Pengembangan Kekayaan Intelektual Industri Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Robinson Sinaga.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X