Pertamina Mengusulkan Penghapusan Pertalite demi Beralih ke Biofuel Ramah Lingkungan, Simak Informasinya

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Kamis, 31 Agustus 2023 | 17:46 WIB
Nicke Widyawati Direktur Utama PT Pertamina (Persero) (Instagram Nicke_widyawati)
Nicke Widyawati Direktur Utama PT Pertamina (Persero) (Instagram Nicke_widyawati)

WartaPesona.com-PT Pertamina (Persero)  telah mengajukan sebuah usulan yang revolusioner untuk masa depan energi di Indonesia. Rencananya, bahan bakar mesin (BBM) jenis pertalite akan dihapus mulai tahun depan, digantikan oleh varian yang lebih ramah lingkungan, yaitu pertamax green 92.

Langkah ini dipandang sebagai langkah maju menuju pengurangan emisi dan keberlanjutan lingkungan.

Nicke Widyawati Direktur Utama PT Pertamina (Persero) merinci bahwa kebijakan ini bermaksud untuk memanfaatkan subsidi yang biasanya diberikan pada pertalite untuk mendukung pertamax green 92.

Baca Juga: Enzo Fernandez Gemilang Saat Chelsea Lawan AFC Wimbledon di Piala Liga Inggris 2023-2024: Kemenangan Tipis 2-1

Usulan ini sejalan dengan aturan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang menetapkan bahwa produk BBM yang dapat dijual di Indonesia memiliki tingkat oktan minimum 91.

Nicke mengungkapkan, "BBM subsidi kita naikkan dari RON 90 ke RON 92, karena aturan KLHK oktan number yang boleh dijual di Indonesia minimum 91," dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI.

Pertamina memiliki komitmen untuk mengurangi emisi dari bensin, dan pertamax green 92 adalah langkah konkrit yang diambil untuk mencapai tujuan tersebut.

Baca Juga: Google Doodle Hari Ini: Memperingati Keindahan Danau Toba, Permata Sumatra yang Mengagumkan

Bahan bakar ini merupakan campuran antara RON 90 (pertalite) dan 7 persen bioetanol (E7). Dengan menggantikan pertalite, Pertamina tidak hanya mengurangi emisi karbon tetapi juga memenuhi ketentuan bioetanol yang diwajibkan.

Nicke menjelaskan, "Jadi, ada 2 green gasoline, green energy, low carbon yang jadi produk baru dari Pertamina."

Tidak hanya berdampak pada lingkungan, penggantian ini juga berpotensi mengurangi anggaran impor gas dan membantu memperkuat kemandirian energi nasional.

Baca Juga: Sandiaga Uno Apresiasi Keberhasilan Penyelenggaraan MesaStila100, Semarak Sport Tourism Indonesia

Nicke menegaskan, "Jadi ini sudah sangat pas, satu, aspek lingkungan bisa turunkan karbon emisi. lalu kedua mandatory bioetanol bisa kita penuhi. dan Ketiga, kita menurunkan impor gasoline."

Langkah berani ini menunjukkan dedikasi Pertamina terhadap perlindungan lingkungan dan inovasi menuju energi yang lebih bersih.

Planeta kita akan merasa lega karena langkah seperti ini membuka jalan untuk masyarakat yang lebih berkelanjutan dan sejalan dengan perkembangan global yang ramah lingkungan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

PWI Mengecam Pernyataan Hotman Paris Hutapea

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:45 WIB
X