Terungkap Hoax Ransomware BRI: Netizen Serbu Pakar IT dan Influencer Terkenal

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Kamis, 26 Desember 2024 | 07:14 WIB
Hoax serangan ransomware Bank BRI, potongan video pakar keamanan cyber di sosmednya @realmrbert/ (Promedia Teknologi)
Hoax serangan ransomware Bank BRI, potongan video pakar keamanan cyber di sosmednya @realmrbert/ (Promedia Teknologi)

 

WartaPesona.com - Jagat maya Indonesia sempat dihebohkan dengan isu serangan ransomware yang diklaim menarget Bank Rakyat Indonesia (BRI). Kabar ini bermula dari unggahan akun media sosial keamanan siber, @FalconFeedsio, di platform X (dahulu Twitter) pada Rabu, 18 Desember 2024. Dalam unggahannya, @FalconFeedsio menyebut bahwa kelompok peretas bernama Basbe Ransomware telah berhasil membobol data milik BRI.

Namun, kegaduhan ini tak berlangsung lama. Di hari yang sama, @FalconFeedsio mengeluarkan klarifikasi bahwa informasi tersebut adalah hoaks. “Klarifikasi terkait klaim serangan ke BRI. Unggahan ini mengonfirmasi bahwa serangan ke BRI yang dilaporkan itu adalah berita bohong,” tulis akun tersebut.

Pakar Siber Tegaskan Hoax

Teguh Aprianto, pendiri Ethical Hacker Indonesia sekaligus pakar keamanan siber, juga mengonfirmasi bahwa isu ini tidak benar. Dalam cuitan di akun X miliknya, @secgron, Teguh mengungkapkan bahwa sejak awal dirinya sudah mencurigai informasi tersebut.

Baca Juga: Menpar Optimistis Pariwisata 2024 Lampaui Realisasi Tahun Sebelumnya

Setelah melewati tenggat waktu yang diberikan oleh pelaku ransomware, Teguh melakukan pengecekan mendalam. Hasilnya, data yang dirilis peretas ternyata hanyalah sebuah file Excel berisi 100 baris data yang serupa dengan dokumen publik di platform seperti Scribd dan PDFCoffee.

“Setelah tenggat waktunya habis, datanya dirilis. Isinya cuma file Excel dengan 100 baris data yang cocok dengan dokumen yang bisa ditemukan di internet. Tepuk tangan untuk Basbe, grup ransomware terkocak sepanjang masa,” tulis Teguh.

Kontroversi Reaksi Mr Bert

Sementara itu, influencer sekaligus pakar keamanan siber lainnya, Mr Bert, menuai sorotan karena reaksinya yang dianggap berlebihan. Dalam video yang diunggah ke akun Instagram-nya, @realmrbert, ia mengklaim telah memperingatkan BRI sejak awal tahun 2024 tentang potensi ancaman peretasan.

Baca Juga: Kenaikan PPN 12% di 2025: Peluang Pembangunan atau Beban Masyarakat?

“Kita balik mundur, Januari 2024 gue sudah kasih tahu BRI ada hacker. Tanggal 22 Maret gue peringatkan lagi, tapi gue malah diabaikan,” ujar Mr Bert dalam video tersebut. Ia bahkan menyindir dengan nada keras ketika isu ransomware mencuat, meskipun akhirnya terbukti hoaks.

Video ini mendapat tanggapan beragam dari netizen. Sebagian besar mengkritik Mr Bert karena dianggap menimbulkan ketakutan yang tidak perlu. Salah satu komentar datang dari akun @panjipngst.exe, yang juga mengaku sebagai pakar IT.

“Konten lo bikin orang takut dan malah menebar ketakutan, padahal serangannya tidak terbukti. Jangan cuma cari panggung,” tulisnya.

Netizen lainnya pun menantang Mr Bert untuk memberikan klarifikasi terkait pernyataannya. “Berani klarifikasi? Kemarin bilang leher ada pisau, drama apa lagi nih? Malu nggak sih kalau sudah terbukti salah?” tulis akun @triviaworldforyou.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Sumber: Promedia Teknologi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X