"Indonesia masih akan bertumbuh sekitar 5 persen, tentunya harus kita fokuskan untuk mendorong pergerakan wisatawan nusantara mencapai angka target 1,2 miliar sampai 1,4 miliar, kita akan sangat dorong dengan pergerakan wisatawan nusantara. Bagaimana dengan definisi pergerakan wisatawan nusantara yang bergerak antar kabupaten lebih dari 6 jam ini bisa dipicu dengan beberapa kegiatan-kegiatan seperti event, wisata kuliner, wisata shopping, wisata healing, maupun wisata-wisata di desa-desa wisata sekitar kita," kata Menparekraf Sandiaga.
Terkait hal tersebut, Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf/Baparekraf Nia Niscaya mendorong agar penyelenggaraan event dapat dipromosikan di luar kabupaten sehingga masyarakat dapat tertarik untuk berkunjung.
"Supaya (event) bisa dinikmati oleh orang-orang di luar wilayah kabupaten itu dan terhitung sebagai wisatawan nusantara. Karena intinya pergerakan orang akan menimbulkan pergerakan ekonomi," kata Nia Niscaya. ***(SA)
Artikel Terkait
Sandiaga Uno Kemenparekraf dan Grab Kembali Jalin Kerja Sama Wujudkan Target-target Sektor Parekraf
Candi Borobudur Menerapkan Sistem Zoning, Seperti Ini Tata Ulangnya
Pesona Kota Metropolitan Jakarta, Kota yang Tidak Pernah Tidur
F1PowerBoat Lake Toba, Indonesia Bakal Digelar di Danau Toba, Ini 4 Fakta Menariknya!
Menparekraf Sandiaga Uno Tinjau Persiapan Penyelenggaraan ATF 2023, Target Wisman 7,4 Juta, Diawali Sukses ATF
Seru! 5 Aktivitas di Desa Wisata Pentingsari Yogyakarta, Bisa Jadi Ide Liburan
Hari Raya Imlek Segera Tiba! 7 Destinasi di Jakarta yang Bisa Dieksplorasi
Menjelang Hari Raya Imlek 8 Kuliner yang Wajib Ada, Simak Informasinya
Anti Bosan Bersama Kereta Api, Liburan Aman dan Nyaman, Simak Informasinya
Hadapi Ancaman Resesi 2023, Sandiaga Uno Sesuaikan Strategi Pengembangan Pasar Wisman