Program Workshop #NgeShortsBareng pertama kali digelar pada tahun 2022 dan telah dilaksanakan di lima kota, dihadiri oleh lebih dari dua ribu kreator Indonesia. Menurut Menparekraf Sandiaga Uno, program ini merupakan inisiatif untuk meningkatkan keterampilan kreator Indonesia dalam membuat konten video pendek yang unik dan menarik serta mempromosikan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di daerahnya.
Baca Juga: Wisata Kuliner ke Tanah Pasundan: 5 Makanan Khas Sunda yang Patut Dicicipi dan Catat Tempatnya
Workshop #NgeShortsBareng akan dimulai di Medan pada tanggal 24 Februari 2023 dan akan berakhir di Mandalika pada tanggal 2 Oktober, bersamaan dengan Event MotoGP Mandalika. Dalam kesempatan tersebut, Menparekraf Sandiaga Uno juga menyatakan dukungannya terhadap para content creator Indonesia dalam menciptakan konten yang dapat menstimulasi ekonomi kreatif dan lapangan kerja di Indonesia serta mendukung target 1,2 sampai 1,4 miliar pergerakan wisman di tahun 2023, khususnya di 10 lokasi penyelenggaraan #NgeshortsBareng.
Acara tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran eselon I dan II di lingkungan Kemenparekraf.
Editor: Anne Ardianti
Artikel Terkait
Sandiaga Uno Harapkan Konser Tunggal Raisa di GBK Jadi Bagian Momentum Kebangkitan Parekraf
Sandiaga Uno Berharap Dukungan Media Mampu Menciptakan 4,4 Juta Lapangan Kerja Baru di Sektor Parekraf
Sandiaga Uno: Orang Indonesia Jago Bikin Konten, Kita Harus Bikin Ekosistem, Pak Jokowi Sudah Buka Diskursus
Sandiaga Uno Meluncurkan AKI 2023 dengan Target 10000 Pelaku Ekonomi Kreatif untuk Membuka Lapangan Kerja
Sandiaga Uno Sampaikan ATF dan Travex 2023 Bangkitkan Ekonomi dan Perluas Lapangan Kerja di Yogyakarta
Sandiaga Uno Pencapaian Target Parekraf 2023 Perlu Ditopang dengan Deregulasi
Sandiaga Uno Kemenparekraf Dukung Ajang FSAI di 7 Kota Untuk Tingkatkan Kualitas Film Indonesia
Sandiaga Uno : Motif Kain Ulos Segera Mengangkasa!
Sandiaga Uno Menutup Ajang Indonesia Travel Fair. Transaksi Mencapai 54 Milyar dan Tiket Murah dan Promo Ludes
Sandiaga Uno Sebut Pameran 20th Indonesian Travel Fair sebagai Langkah untuk Mendorong Pemulihan Ekonomi