Sate Maulana Yusuf: Ikon Kuliner Legendaris Bandung yang Tak Pernah Sepi

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Jumat, 26 September 2025 | 07:12 WIB
Sate Maulana Yusuf kuliner legendari di Kota Bandung (warta pesona)
Sate Maulana Yusuf kuliner legendari di Kota Bandung (warta pesona)

WartaPesona.com - Bandung dikenal bukan hanya sebagai kota kreatif dan pusat belanja, tetapi juga surga kuliner yang selalu memanjakan lidah.

Dari sekian banyak pilihan, satu nama yang melegenda dan tetap eksis hingga kini adalah Sate Maulana Yusuf.

Restoran ini tak pernah sepi pengunjung dan sudah menjadi destinasi kuliner wajib bagi wisatawan maupun warga lokal.

Sejarah dan Nama yang Melekat di Hati Warga Bandung

Berdiri sejak era 1980-an, Sate Maulana Yusuf awalnya hanya berupa warung sederhana di Jalan Maulana Yusuf No. 19, Bandung Wetan, Kota Bandung buka setiap hari mulai pukul 10.00-22.00, kecuali Selasa yang tutup.

Pelayan di Sate Maulana Yusuf yang sedang menyajikan bumbu kacang yang khas (Warta Pesona)
Pelayan di Sate Maulana Yusuf yang sedang menyajikan bumbu kacang yang khas (Warta Pesona)

Baca Juga: Pengalaman Wisata dengan Kereta Cepat Whoosh: Perbedaan Kelas Ekonomi dan Bisnis

Seiring waktu, cita rasa autentik dan konsistensi dalam menjaga kualitas membuatnya tumbuh menjadi restoran besar yang sangat populer.

Kini, namanya tak hanya dikenal di Bandung, tetapi juga di luar kota, bahkan mancanegara, berkat rekomendasi dari mulut ke mulut para pecinta kuliner.

Cita Rasa Sate yang Autentik

Menu utama tentu saja sate ayam, sate daging sapi dan sate kambing. Potongan dagingnya empuk, bumbu yang meresap, tidak berbau, dan dibakar dengan arang sehingga menghasilkan aroma khas yang menggugah selera. 

Bumbu kacang di sate Maulana Yusuf kuliner legendari di Bandung (Warta Pesona)
Bumbu kacang di sate Maulana Yusuf kuliner legendari di Bandung (Warta Pesona)

Disajikan dengan bumbu kacang halus nan gurih, lontong hangat, serta acar segar, bawang putih dan cabai rawit, satu porsi sate di sini benar-benar menghadirkan pengalaman makan yang sempurna dengan harga mulai Rp. 35.000,- per porsi sate.

“Harganya mungkin sedikit lebih mahal dibanding sate biasa, tapi kualitasnya sebanding. Apalagi kalau makan rame-rame, suasananya jadi makin seru.” seorang mahasiswa bernama Heru memberi komentarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X