Mengenal Sejarah Singkat Tari Ketuk Tilu

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Senin, 22 September 2025 | 15:18 WIB
Para penari membawakan Tari Ketuk Tilu dengan gerakan penuh ekspresi diiringi musik tradisional Sunda. (Disparbud Jabar)
Para penari membawakan Tari Ketuk Tilu dengan gerakan penuh ekspresi diiringi musik tradisional Sunda. (Disparbud Jabar)

Baca Juga: Perkuat Pariwisata Desa, Kemenparekraf Beri Dukungan Literasi Bisnis dan Keuangan di Jawa Barat

Sementara itu, iringan lagu yang kerap dimainkan adalah lagu-lagu bernuansa ceria seperti Kidung, Emprak, Polos Tomo, Naek Geboy, Berenuk Mundur, Kaji-kaji, Tunggul Kawung, Renggong Buyut, dan Awi Ngarambat.

Nuansa riang gembira ini sesuai dengan fungsi awal Tari Ketuk Tilu sebagai tarian pergaulan sekaligus hiburan rakyat dalam berbagai hajatan.

Berkembang ke Berbagai Pertunjukan

Sebagai seni pertunjukan mandiri, Tari Ketuk Tilu tidak terikat pada cabang kesenian lain. Namun, dalam perkembangannya, ia turut mewarnai berbagai pertunjukan tradisional di Jawa Barat dan sekitarnya.

Baca Juga: Kopi: Lebih dari Sekadar Minuman, Sebuah Budaya

Misalnya pada Ronggeng Gunung di Ciamis, Banjet di Karawang dan Subang, Topeng Betawi di Jabodetabek, hingga teater rakyat Ubrug di Banten.

Dengan sejarah panjang dan perannya yang penting dalam budaya Sunda, Tari Ketuk Tilu bukan hanya sekadar hiburan, melainkan juga simbol identitas dan kegembiraan masyarakat Jawa Barat yang patut terus dijaga. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Sumber: Disparbud Jabar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ada Festival Iraw Tengkayu di Kalimantan Utara

Sabtu, 4 Juli 2026 | 06:18 WIB
X