Buah Kering: Camilan Sehat atau Sumber Gula Tersembunyi? Ketahui Faktanya

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Sabtu, 8 Februari 2025 | 10:48 WIB
Buah Kering , Camilan sehat. (Foto: freepik.com/  azerbaijan_stockers )
Buah Kering , Camilan sehat. (Foto: freepik.com/ azerbaijan_stockers )

WartaPesona.com- Buah kering sering menjadi pilihan camilan sehat karena lebih tahan lama dan kaya nutrisi.

Selain itu, buah kering juga banyak digunakan dalam berbagai hidangan seperti granola, oatmeal, hingga kue. Namun, apakah buah kering benar-benar sehat untuk dikonsumsi?

Fakta di Balik Buah Kering
Buah kering tetap mengandung banyak nutrisi seperti serat, vitamin, mineral, dan antioksidan, khususnya polifenol, yang bermanfaat bagi tubuh.

Baca Juga: Menguatkan Sinergi Islam Moderat: Indonesia-Turki Jalin Kerja Sama Pendidikan dan Keislaman

Bahkan, dalam satu porsi, kandungan nutrisi buah kering bisa 3,5 kali lebih banyak dibandingkan buah segar dengan berat yang sama.

Namun, proses pengeringan juga menyebabkan beberapa nutrisi berkurang, seperti vitamin C.

Selain itu, kandungan gula dalam buah kering cenderung lebih tinggi. Sebagai contoh, 100 gram apel segar hanya mengandung 10 gram gula, sedangkan apel kering dengan berat yang sama bisa memiliki hingga 57 gram gula.

Baca Juga: Perkuat Pendidikan Islam, Indonesia-Maroko Tingkatkan Beasiswa dan Pertukaran Ulama

Jadi, apakah buah kering tetap sehat? Jika dikonsumsi dalam porsi wajar, sekitar ¼–½ cangkir per hari, buah kering tetap menjadi pilihan sehat. Namun, konsumsi berlebihan dapat meningkatkan asupan kalori dan gula yang berisiko menyebabkan obesitas serta penyakit seperti diabetes.

Manfaat Mengonsumsi Buah Kering
Jika dikonsumsi dalam jumlah yang tepat, buah kering memiliki banyak manfaat kesehatan, antara lain:

Menjaga Kesehatan Mata
Kandungan vitamin A dan C dalam buah kering membantu menjaga kesehatan mata, mencegah katarak, serta mengurangi risiko degenerasi makula.

Mencegah Osteoporosis
Buah kering yang kaya kalsium, seperti aprikot, plum, dan tin (ara), berperan dalam menjaga kepadatan tulang dan mengurangi risiko osteoporosis.

Mendukung Kehamilan Sehat
Zat besi dalam buah kering sangat baik untuk ibu hamil karena membantu produksi sel darah merah dan mendukung pertumbuhan janin.

Menurunkan Risiko Diabetes dan Penyakit Jantung
Serat dan kalium dalam buah kering, seperti kismis, membantu mengontrol tekanan darah, menurunkan kadar kolesterol, dan mengurangi risiko diabetes.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X