Stasiun Banyuwangi Kota Jadi Ikon Wisata Baru: KAI Resmikan Penataan untuk Dukung Peningkatan Pariwisata

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Senin, 6 Januari 2025 | 14:33 WIB
Kereta Api Indonesia. (Foto : Instagram @KAI21_)
Kereta Api Indonesia. (Foto : Instagram @KAI21_)

WartaPesona.com- Banyuwangi, 3 Januari 2025, PT Kereta Api Indonesia (KAI) meresmikan penataan Stasiun Banyuwangi Kota pada Jumat, 3 Januari 2025, sebagai bagian dari upaya mendukung perkembangan sektor pariwisata di Kabupaten Banyuwangi.

Peresmian ini dilakukan oleh Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi, Guntur Priambodo, setelah proses penataan yang dimulai sejak Maret 2024.

Stasiun Banyuwangi Kota, yang terletak di Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, kini tampil lebih modern namun tetap mencerminkan budaya lokal dengan tema “Ethnic Vernakular dan Modern”.

Baca Juga: Gerakan Wisata Bersih: Kemenpar Gelar Program Unggulan untuk Kebersihan Destinasi dan Keselamatan Wisatawan

Perpaduan unsur tradisional dan kekinian ini terlihat pada arsitektur stasiun, yang mengadopsi bentuk atap Rumah Adat Osing, dengan material alami seperti clay material dan homogenous tile, serta sentuhan kearifan lokal melalui anyaman rotan sintetis dan motif batik Gajah Oling.

"Stasiun Banyuwangi Kota adalah salah satu gerbang utama Kabupaten Banyuwangi. Kami berharap penataan ini akan menjadi ikon baru yang membanggakan masyarakat Banyuwangi," ujar Didiek Hartantyo dalam sambutannya.

Selama tahun 2024, Stasiun Banyuwangi Kota melayani lebih dari 840 ribu penumpang, mengalami peningkatan 7% dibandingkan tahun sebelumnya. Pada periode liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, stasiun ini rata-rata melayani 3.000 penumpang per hari.

Baca Juga: Pariwisata Indonesia Menggeliat: Kunjungan Wisman Naik 20% di 2024, Tertinggi dalam 5 Tahun

Tren positif ini didorong oleh semakin tingginya permintaan transportasi kereta api, khususnya untuk wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi.

Peningkatan fasilitas ini juga diikuti dengan lonjakan okupansi KA Blambangan Ekspres, yang kini melayani rute Ketapang–Pasar Senen dengan tingkat keterisian harian mencapai 150%.

Kereta api lainnya, KA Mutiara Timur, juga semakin populer, membantu mempermudah akses wisatawan dari Surabaya ke Banyuwangi dengan tingkat keterisian yang hampir mencapai kapasitas maksimal.

Baca Juga: Menpar Widiyanti Ajak Semua Pihak Perkuat Indonesia Sebagai Destinasi Bersih dan Nyaman Lewat Aksi Bersih Sampah Laut

KAI berharap, dengan fasilitas yang lebih baik dan akses yang semakin mudah, Stasiun Banyuwangi Kota dapat menjadi salah satu pusat transportasi yang mendukung sektor pariwisata di Banyuwangi.

Untuk itu, KAI mengajak masyarakat dan pemerintah daerah untuk turut menjaga dan merawat stasiun ini agar tetap menjadi kebanggaan lokal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X