WartaPesona.com - Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Widiyanti Putri Wardhana, melaksanakan kunjungan kerja ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Sabtu (23/11/2024).
Baca Juga: PP PBSI Era Baru: Menpora Dito Dukung Visi Modern Fadil Imran Menuju Olimpiade 2028
Dalam pertemuan ini, ia menggandeng berbagai pihak untuk memperkuat kolaborasi sektor pariwisata, mulai dari promosi destinasi hingga investasi strategis.
Didampingi Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf, Rizki Handayani Mustafa, Menpar Widiyanti bertemu dengan Minister of Economy UEA, Abdulla Bin Touq Al Marri, serta pelaku industri seperti Nirvana Travel & Tourism, Haliburg Group, dan Etihad Airways.
Baca Juga: Pesan Menpora Dito untuk Delegasi SSEAYP 2024: “Jadilah Representasi Terbaik Indonesia”
Menpar Widiyanti memanfaatkan kesempatan ini untuk mempromosikan keindahan lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) dan sepuluh Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata Indonesia, seperti Mandalika, Likupang, dan Sanur. Ia juga mendorong investor untuk memperluas portofolio mereka di Indonesia.
“Dengan iklim investasi yang kondusif, saya mengundang para investor UEA untuk melihat potensi besar pariwisata kita. Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat ekonomi tetapi juga membuka peluang luar biasa di sektor pariwisata,” kata Menpar.
Baca Juga: Berlayar dengan Misi Persahabatan: Menpora Lepas Delegasi SSEAYP 2024 di Nippon Maru
Menurut Menpar, investasi UEA di sektor pariwisata Indonesia terus meningkat. Realisasi investasi pada 2023 tercatat hampir enam kali lipat dari 2022, dengan total lebih dari USD 5,66 juta dalam tiga tahun terakhir. Sektor unggulan meliputi hotel berbintang, biro perjalanan, dan restoran.
“Kami berharap angka ini terus bertumbuh, didukung kebijakan seperti OSS (Online Single Submission) dan Pendekatan Berbasis Risiko, yang mempermudah proses investasi di Indonesia,” ujar Menpar.
Baca Juga: Pertamina Eco RunFest 2024: Harmoni Olahraga, Musik, dan Gaya Hidup Ramah Lingkungan
Dalam pertemuannya dengan Etihad Airways, Menpar Widiyanti juga membahas promosi bersama untuk mendatangkan wisatawan UEA ke Indonesia.
Salah satu usulan adalah mengundang Key Opinion Leaders (KOL) dan operator tur ternama ke Indonesia dengan dukungan Etihad untuk tiket internasional dan Kemenparekraf untuk akomodasi lokal.
Artikel Terkait
Mendorong Kualitas Desa Wisata: Kemenparekraf Beri Bantuan Pengembangan untuk 24 Desa Wisata di 12 Provinsi
Transformasi Pariwisata Berkelanjutan: Kemenparekraf Pecah Menjadi Dua Entitas Demi Program Inovatif 2024
Perkuat Pariwisata Desa, Kemenparekraf Beri Dukungan Literasi Bisnis dan Keuangan di Jawa Barat
Kemenparekraf Gaet Wisatawan Asia Selatan Lewat Famtrip Eksklusif ke 5 Destinasi Indonesia
Dorong Investasi Besar, Kemenparekraf Siapkan Sinergi Pusat dan Daerah