Pariwisata Indonesia Jadi Primadona: Menpar Widiyanti Undang Investor UEA untuk Eksplorasi Destinasi Super Prioritas

photo author
Haikal Abdillah, Warta Pesona
- Selasa, 26 November 2024 | 23:21 WIB
Menpar Widiyanti berbincang dengan Abdulla Bin Touq Al Marri di Abu Dhabi, memperkuat kerja sama pariwisata antara Indonesia dan UEA. (Kemenparekraf)
Menpar Widiyanti berbincang dengan Abdulla Bin Touq Al Marri di Abu Dhabi, memperkuat kerja sama pariwisata antara Indonesia dan UEA. (Kemenparekraf)

WartaPesona.com - Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Widiyanti Putri Wardhana, melaksanakan kunjungan kerja ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Sabtu (23/11/2024).

Baca Juga: PP PBSI Era Baru: Menpora Dito Dukung Visi Modern Fadil Imran Menuju Olimpiade 2028

Dalam pertemuan ini, ia menggandeng berbagai pihak untuk memperkuat kolaborasi sektor pariwisata, mulai dari promosi destinasi hingga investasi strategis.

Didampingi Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf, Rizki Handayani Mustafa, Menpar Widiyanti bertemu dengan Minister of Economy UEA, Abdulla Bin Touq Al Marri, serta pelaku industri seperti Nirvana Travel & Tourism, Haliburg Group, dan Etihad Airways.

Baca Juga: Pesan Menpora Dito untuk Delegasi SSEAYP 2024: “Jadilah Representasi Terbaik Indonesia”

Menpar Widiyanti memanfaatkan kesempatan ini untuk mempromosikan keindahan lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) dan sepuluh Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata Indonesia, seperti Mandalika, Likupang, dan Sanur. Ia juga mendorong investor untuk memperluas portofolio mereka di Indonesia.

“Dengan iklim investasi yang kondusif, saya mengundang para investor UEA untuk melihat potensi besar pariwisata kita. Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat ekonomi tetapi juga membuka peluang luar biasa di sektor pariwisata,” kata Menpar.

Baca Juga: Berlayar dengan Misi Persahabatan: Menpora Lepas Delegasi SSEAYP 2024 di Nippon Maru

Menurut Menpar, investasi UEA di sektor pariwisata Indonesia terus meningkat. Realisasi investasi pada 2023 tercatat hampir enam kali lipat dari 2022, dengan total lebih dari USD 5,66 juta dalam tiga tahun terakhir. Sektor unggulan meliputi hotel berbintang, biro perjalanan, dan restoran.

“Kami berharap angka ini terus bertumbuh, didukung kebijakan seperti OSS (Online Single Submission) dan Pendekatan Berbasis Risiko, yang mempermudah proses investasi di Indonesia,” ujar Menpar.

Baca Juga: Pertamina Eco RunFest 2024: Harmoni Olahraga, Musik, dan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Dalam pertemuannya dengan Etihad Airways, Menpar Widiyanti juga membahas promosi bersama untuk mendatangkan wisatawan UEA ke Indonesia.

Salah satu usulan adalah mengundang Key Opinion Leaders (KOL) dan operator tur ternama ke Indonesia dengan dukungan Etihad untuk tiket internasional dan Kemenparekraf untuk akomodasi lokal.

Baca Juga: Timnas Basket Indonesia Terkendala di Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025: Pelajaran dari Kekalahan Melawan Thailand

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Haikal Abdillah

Sumber: Kemenparekraf

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X