BIOSFERUN 2024: Promosi Cagar Biosfer Borobudur Lewat Event Lari dan Pariwisata

photo author
Haikal Abdillah, Warta Pesona
- Rabu, 2 Oktober 2024 | 09:00 WIB
Pemandangan rindang di kawasan biosfer Merapi Merbabu, dikelilingi keindahan alam yang memukau dan cagar budaya. (Kemenparekraf)
Pemandangan rindang di kawasan biosfer Merapi Merbabu, dikelilingi keindahan alam yang memukau dan cagar budaya. (Kemenparekraf)

 

WartaPesona.com - BIOSFERUN 2024: Sports Tourism untuk Memperkenalkan Cagar Biosfer Borobudur

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendukung penuh penyelenggaraan event pariwisata berbasis olahraga, BIOSFERUN, yang diinisiasi oleh Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) dan Nusantara TV.

Event ini bertujuan mempromosikan kawasan cagar biosfer di sekitar Borobudur sebagai destinasi pariwisata alam dan budaya.

Baca Juga: Cedera Tak Halangi Semangat Jordi Amat: Dukung Penuh Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Dalam siaran pers, Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf, Nia Niscaya, menyebutkan bahwa BIOSFERUN merupakan salah satu cara kreatif untuk memperkenalkan warisan alam di sekitar Borobudur.

"Melalui event ini, kita tidak hanya mengedepankan Candi Borobudur dan Prambanan, tapi juga geopark dan cagar biosfer yang diakui UNESCO," jelas Nia.

BIOSFERUN, yang akan berlangsung pada 13 Oktober 2024, merupakan pengembangan dari Forest Run, dengan rute yang lebih luas dan mencakup kawasan cagar biosfer Merapi Merbabu Menoreh.

Event ini menawarkan tiga kategori lari, yaitu 5K, 10K, dan 21K, dengan rute yang melewati area alam asri, termasuk Glamping Area di kawasan unggulan BPOB.

Baca Juga: Timnas Indonesia Naik Peringkat FIFA: Melesat ke Posisi 129, Target Masuk 100 Besar

Selain mempromosikan cagar biosfer, BIOSFERUN juga mendukung sektor pariwisata desa, di mana beberapa desa wisata di sekitar Borobudur mendapat manfaat langsung melalui peningkatan kunjungan wisatawan.

Homestay dan fasilitas akomodasi di desa-desa tersebut pun penuh, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Roostian Gamananda, Ketua Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Yogyakarta, menambahkan bahwa rute BIOSFERUN kali ini menawarkan keindahan alam yang rindang dan sejuk, sehingga peserta dapat berlari dengan nyaman meskipun start pada pukul 7 pagi.

Baca Juga: Wayang Kulit: Warisan Budaya Indonesia yang Diakui Dunia

Direktur Nusantara TV, Randy Monthonaro Tampubolon, menyambut baik kolaborasi ini. "BIOSFERUN adalah event yang komprehensif.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Haikal Abdillah

Sumber: Kemenparekraf

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X