Pada sore hari, taman monumen pahlawan nasional tersebut akan ramai pengunjung. Baik, wisatawan lokal maupun luar daerah.
Mereka para pengunjung biasanya akan datang sore hari, menikmati segarnya udara, dan bersantai menunggu momen istimewa detik-detik tenggelamnya matahari alias sunset.
Tentu saja, tak hanya Taman Monumen Martha Christina Tiahahu saja objek wisata di kawasan Kota Ambon Maluku.
Namun, juga beberapa bangunan historis benteng peninggalan Portugis dan Belanda, museum, hingga pantai indah yang terkenal seperti Pantai Natsepa.
Berkunjung ke Kota Ambon Maluku, wisatawan dijamin akan puas melancong hingga mendapatkan wawasan sejarah lebih luas tentang sejarah perang kemerdekaan RI sejak mula pertama bangsa asing datang ke Nusantara ini.
Seperti diketahui, kekayaan rempah dan buah pala dari Kepulauan Banda ini menjadi alasan utama bangsa asing seperti Portugis dan Belanda menginjakkan kaki di Tanah Ambon Manise. ***(KKO)
Artikel Terkait
Bika Ambon: Sejarah, Resep, dan Kelezatannya yang Tak Terbantahkan dari Medan. Bisa Dicoba Buat dari Rumah
Menikmati Keindahan Pantai Ora, Maluku: Surga Tersembunyi di Indonesia Timur
Mengenal keberagaman budaya di Maluku, negeri yang kaya rempah dan sejarah
Mengenal ragam kuliner khas Maluku, dari makanan berat hingga cemilan yang unik
Suku Batak kaya ragam kuliner khas, dari Tana Karo hingga Tapanuli, Bika Ambon paling terkenal
Batu Bacan, keunikan benda alam dari Maluku yang diselimuti mitos magis
Pakaian Adat khas Maluku yang mempesona, cantik dan unik
Kemenparekraf Tingkatkan Literasi Keuangan melalui DPUP di Desa Wisata Ngilngof, Maluku
Pesona Tersembunyi Tanusang Bais: Keindahan Maluku yang Belum Terjamah
Minuatur Patung Liberty, Kini Menjadi Daya Tarik di Desa Oma Maluku
Wisata sejarah Benteng Oranje di Ternate Maluku Utara, saksi kejayaan Nusantara yang kaya rempah
Benteng Belgica di Banda Neira Maluku Tengah, pusat pemerintahan pertama VOC Belanda di Nusantara