WartaPesona.com - Sifat penyebaran virus Cacar Monyet diungkapkan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.
Kabar terbaru sudah ada sembilan pasien suspek Cacar Monyet ini.
Ada beberapa Gejala Cacar Monyet yang bisa diketahui untuk masyarakat luas.
Yaitu bintik kecil berisi cairan di tangan juga wajah, kulit menjadi kemerahan, hingga pembengkakan area selangkangan, itulah sebagian ciri-ciri cacar monyet.
Dikutip dari Pikiran Rakyat dalam artikel yang berjudul 'Cacar Monyet Disebut Menular Cepat, Penularannya Dikatakan Seperti HIV AIDS'
"Sampai saat ini sudah ada suspeknya sekira sembilan pasien, tersebar di seluruh Indonesia. Namun, kami sudah tes di Jakarta, semuanya menunjukkan hasil negatif," kata Budi Gunadi Sadikin.
Sejak diumumkan kasus cacar monyet pertama pada Sabtu, 7 Mei 2022 oleh Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) hingga kini ditemukan ada 14 ribu lebih kasus cacar monyet di lebih dari 60 negara.
Budi Gunadi Sadikin menyebutkan sifat penyebaran dari virus cacar monyet tersebut.
Baca Juga: Celine Evangelista dan Marshel Widianto Ingin Kemesraan Mereka Tidak Berakhir
Tak dimungkiri Budi, virus cacar monyet menular dengan waktu yang relatif cepat.
"Memang penularannya relatif tinggi, sama seperti HIV/AIDS," ucap Budi.
Indonesia turut bekerja menghadapi virus cacar monyet yang kini menyebar di sejumlah negara.
Dalam menghadapi virus cacar monyet tersebut, Indonesia berusaha untuk memperlengkapi kebutuhan sejumlah laboratorium untuk melakukan pemeriksaan.
Salah satu alat yang dibutuhkan dalam pemeriksaan virus cacar monyet tersebut yakni reagen.
Baca Juga: Perbedaan Gejala Cacar Monyet dengan Flu Tomat, Simak Penjelasannya
Artikel Terkait
Di Indonesia Sudah Masuk Cacar Monyet, Begini Pencegahannya dan Simak Menurut Ahli Agar Kita Tenang
Ciri-ciri Cacar Monyet yang Kita Wajib Tahu dan Pencegahan Virus Cacar Monyet, Berikut Penjelasannya
Cacar Monyet dan Cacar Air Apakah Berbeda ? Simak Penjelasannya
Perbedaan Gejala Cacar Monyet dengan Flu Tomat, Simak Penjelasannya
Terinfeksi HIV AIDS Mahasiswa ber-KTP Bandung, Jumlahnya Sampai Ratusan Termuda Usia 20 Tahun, Kok Bisa?