gaya-hidup

Ini kelebihan tanaman hanjeli sebagai bahan pangan, kaya gizi dan fungsional

Kamis, 12 Oktober 2023 | 12:05 WIB
Tanaman hanjeli kaya gizi dan bisa dimanfaatkan sebagai tanaman obat. (Tangkapan Layar YouTube UNPAD)

WartaPesona.com - Tanaman hanjeli saat ini menjadi perhatian karena disebut-sebut sebagai alternatif bahan pangan pengganti beras.

Hanjeli sejak lama juga sudah menjadi bahan pangan pengganti beras bagi sebagian masyarakat Jawa Barat.

Selain itu, hanjeli juga sudah dikenal sebagai tanaman obat oleh masyarakat Jawa Barat secara turun-temurun.

Baca Juga: Imunisasi HPV cegah kanker serviks, benarkah bisa sebabkan wanita mandul?

Tanaman hanjeli bukan barang baru di khasanah bahan pangan Indonesia.

Sejak tahun 1980an, sudah banyak pakar dan akademisi melakukan penelitian tentang tanaman hanjeli yang juga disebut jali ini.

Berbagai penelitian sudah dilakukan mulai dari aspek konservasi plasma nutfah, perbanyakan dan seleksi benih, hingga potensinya sebagai bahan pangan dan fungsional.

Baca Juga: Jagung alternatif pengganti beras, kandungan protein lebih tinggi, baik untuk penderita diabetes

Dari berbagai penelitian itu, tanaman hanjeli sudah lama diketahui punya potensi sebagai tanaman pangan pengganti beras, dan komoditas industri farmasi dan makanan.

Guru Besar Agronomi dan Kepala Laboratorium Produksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran Bandung Tati Nurmala, memaparkan berbagai penelitian tersebut dalam sebuah makalahnya pada tahun 2010.

Terungkap, begitu banyak kelebihan dari tanaman hanjeli ini sebagai bahan pangan dan fungsional.

Disebutkan, bahwa biji hanjeli rata-rata mengandung kadar air 11,04 persen, karbohidrat 71,81 persen, kadar protein 10,89 persen, kadar abu 1,38 persen, dan kadar lemak 5,18 persen.

Baca Juga: Tips WhatsApp Business untuk memperluas pasar dan potensi penjualan, tak cukup buat katalog produk

Kandungan karbohidrat pada biji hanjeli tersebut lebih rendah dari jagung, beras, sorgum, milet dan barley.

Halaman:

Tags

Terkini