WartaPesona.com - Selain sebagai penyedap rasa, garam dapur sudah sejak lama dikenal bisa dimanfaatkan sebagai pupuk dan pembasmi gulma.
Namun, tidak semua jenis garam dapur bisa dimanfaatkan sebagai pupuk atau herbisida alami pembasmi rumput atau gulma.
Seperti diketahui, ada banyak garam yang beredar di pasaran. Dan, semua mengandung zat yang berbeda.
Perbedaan kandungan zat pada garam itulah yang harus diketahui, agar tak salah pemanfaatannya.
Mengutip laman pertanian.go.id, garam dapur yang baik digunakan sebagai pupuk adalah garam epsom atau garam Inggris.
Berdasarkan riset yang pernah dilakukan oleh seorang pengajar di Institut Pertanian Bogor (IPB), penggunaan garam sebagai pupuk bisa meningkatkan rasa manis pada buah melon.
Saat ini, banyak petani organik juga menggunakan garam tersebut sebagai pupuk alami yang ramah lingkungan dan lebih murah.
Sementara itu, garam dengan kandung zat yang lain juga bisa dimanfaatkan sebagai herbisida alami pembasmi gulma atau rumput.
Garam yang bisa digunakan sebagai herbisida pembasmi gulma adalah yang mengandung natrium klorida.
Namun, penggunaan garam sebagai herbisida alami ini disarankan untuk berhati-hati.
Pasalnya, garam tersebut juga bisa merusak tanaman lain di sekitarnya, bahkan mempengaruhi kesuburan tanah.
Penggunaan garam sebagai herbisida lebih disarankan untuk membasmi gulma atau rumput di sela-sela batu seperti pagar rumah atau sejenisnya.
Artikel Terkait
BUMN Pupuk Kujang Mengadakan Mudik Gratis, Yuk Daftar!
Rahasia mengolah daging kambing yang empuk dan lembut, dari cara memasak hingga pilihan bumbu rempah
Pupuk organik dari eceng gondok, cara membuatnya mudah, cocok untuk bertani di pekarangan rumah
Lengkuas, bumbu masakan yang ternyata punya manfaat kesehatan yang luar biasa
Kemiri, bumbu aromatik yang kaya manfaat kesehatan, bisa untuk menghitamkan rambut
Kenali perbedaan antara lada hitam dan putih, tampilan, rasa, dan penggunaannya sebagai bumbu