Cara membaca pikiran dan emosi lawan bicara dari bahasa tubuh, kenali gerak-geriknya

photo author
Tim Warta Pesona 03, Warta Pesona
- Selasa, 13 Juni 2023 | 20:03 WIB
Membaca pikiran dan emosi orang lain bisa dilakukan denagn memahami gerak-gerik atau bahasa tubuhnya.  (freepik.com)
Membaca pikiran dan emosi orang lain bisa dilakukan denagn memahami gerak-gerik atau bahasa tubuhnya. (freepik.com)

Jika seseorang menggunakan gerakan tangan yang eksploratif atau luwes saat berbicara, mereka mungkin bersemangat atau yakin.

Selain itu, postur tubuh juga bisa memberikan informasi tentang kepercayaan diri dan keberadaan seseorang.

Seseorang yang tegak dengan bahu terbuka dan kepala tegak, cenderung menunjukkan kepercayaan diri dan kesiapan untuk berinteraksi.

Sebaliknya, seseorang yang bergantung pada diri sendiri dengan postur tubuh yang tertunduk mungkin menunjukkan kurangnya kepercayaan diri atau ketidaknyamanan.

3. Kontak Mata
Kontak mata adalah komponen penting dalam komunikasi manusia. Perhatian, kejujuran, atau ketertarikan, bisa terungkapkan lewat kontak mata.

Ketika seseorang menjaga kontak mata dengan kita selama percakapan, itu menunjukkan ketertarikan dan keterlibatan.

Baca Juga: Menikmati Kelezatan Makanan Khas Betawi: Kerak Telor

Namun, menghindari kontak mata bisa mengindikasikan ketidaknyamanan, kurangnya kepercayaan diri, atau keinginan untuk menghindari konfrontasi.

4. Suara dan Intonasi

Selain bahasa tubuh fisik, suara dan intonasi juga memberikan petunjuk tentang emosi dan pikiran seseorang.

Volume suara yang meningkat atau intonasi yang fluktuatif bisa menunjukkan gairah atau kemarahan.

Sebaliknya, suara yang lembut dan tenang menunjukkan ketenangan atau rasa kasih sayang.

Penting pula untuk memperhatikan ketidaksesuaian antara kata-kata yang diucapkan dengnan ekspresi suaranya. Semisal, seseorang mengaku baik-baik saja, tetapi suaranya bergemuruh atau gemetar. Ini menunjukkan ketidaknyamanan atau kecemasan yang sesungguhnya.

5. Gerakan Tangan dan Kontak Fisik
Gerakan tangan dan kontak fisik merupakan bentuk bahasa tubuh yang penting. Menyilangkan tangan di dada bisa menunjukkan sikap defensif atau penolakan.

Sementara mengulurkan tangan untuk bersalaman menunjukkan keinginan untuk menjalin hubungan atau memberikan salam.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X