WartaPesona.com - Rasuulullah SAW telah menegaskan bahwa akan ada zaman kesulitan, kesulitan-kesulitan saling menyusul.
Dengan kondisi ini, Allaah SWT ingin menyadarkan hambaNya agar kembali ke jalan Allaah, jalan yang benar, menghentikan kezoliman, kemungkaran dan pengrusakan lingkungan.
Nah, di zaman itulah, tidak ada yang bisa menguatkan, kecuali dzikir penguat iman dan berdoa, mengingat Allaah dalam setiap langkah.
TRUE STORY:
Rasuulullaah SAW mengingatkan kepada ummatnya bahwa akan datang periode waktu kesulitan demi kesulitan saling menyusul.
Baca Juga: Hikmah : Bersihkan Hati Agar Hidup Nyaman dan Selamat
Hadits sebelum muncul Dajjal, Rasuulullaah SAW Bersabda:
إن قبل خروج الدجال ثلاث سنوات شداد، يصيب الناس فيها جوع شديد، يأمر الله السماء في السنة الأولى أن تحبس ثلث مطرها، ويأمر الأرض أن تحبس ثلث نباتها، ثم يأمر السماء في السنة الثانية فتحبس ثلثي مطرها، ويأمر الأرض فتحبس ثلثي نباتها، ثم يأمر السماء في السنة الثالثة فتحبس مطرها كله، فلا تقطر قطرة، ويأمر الأرض فتحبس نباتها كله، فلا تنبت خضراء، فلا يبقى ذات ظلف إلا هلكت؛ إلا ما شاء الله ، قيل: فما يعيش الناس في ذلك الزمان؟ قال: التهليل والتكبير، والتحميد، ويجزئ ذلك عليهم مجزأة الطعام.
(رواه ابن ماجة، ابن خزيمة
و الحاكم وصححه الالبانى)
Arti:
Sungguh, sebelum Dajjal muncul, akan ada 3 periode yang amat berat. Manusia ditimpa kelaparan yang luar biasa:
- Di periode pertama, Allaah Memerintahkan langit untuk menahan sepertiga hujannya. Dan memerintahkan bumi untuk menahan sepertiga tanamannya.
- Di periode kedua, Allaah memerintahkan langit menahan dua pertiga hujannya dan memerintahkan bumi menahan dua pertiga tanamannya.
- Dan di periode ketiga, Allaah memerintahkan langit untuk menahan seluruh hujannya hingga tak ada setetespun jatuh. Dunia gersang mengering. Dan memerintahkan bumi untuk menahan semua tumbuh-tumbuhan nya hingga tidak ada satupun tanaman yang tumbuh. Tidak ada yang tersisa, hewan yang hidup kecuali apa yang Allaah kehendaki.
Baca Juga: Hikmah : Senangkan Hati Perempuan dengan Makan-makan atau Pergi Wisata ke Pantai
Rasuulullaah SAW ditanya;
"Lalu bagaimana Manusia bisa hidup di zaman tersebut yaa Rasuulallaah?". Rasuulullaah bersabda;
"Dengan Tahlil, Takbir dan Tahmid. Yang demikian itu menjadi pengganti makanan dan menjadi penguat". (Hadits Sahih Riwayat Al Imam Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah dan Al Hakim, diperkuat oleh Syaikh Al Albani dalam Kitab Shahihul Jaami')
POINTERS:
1. Mulai sekarang, biasakan amalan menghadapi kesulitan hidup yaitu berdzikir, perbanyak Istighfar, Tasbih, Tahmid, Tahlil, dan Takbir.
2. Sebanyak dzikir yang kita lakukan, sebanyak itu pulalah kekuatan, energi yang kita dapatkan.
3. Inilah dzikir yang harus dibaca:
- Beristighfar (Astaghfirullaahal 'Adziim 7 x),
- dilanjutkan membaca:
- Alfaatihah
- Ayat Kursi
- Akhir Surah Al-Hasyr, yaitu Surah ke 59 ayat 22 hingga 24.
- Al-Kaafirun
- Al-Ikhlas (Qulhu......) 3x
- Al-Falaq
- An-Naas.
Baca Juga: Hikmah Jumat : Resepsi Pernikahan yang Menambah Dosa
Artikel Terkait
Hikmah : Rukun Tetangga
Hikmah Jumat : Resepsi Pernikahan yang Menambah Dosa
Hikmah : Senangkan Hati Perempuan dengan Makan-makan atau Pergi Wisata ke Pantai
Hikmah : Bersihkan Hati Agar Hidup Nyaman dan Selamat