WartaPesona.com - Pola hidup "lu lu, gue gue", cuek tak peduli sesama adalah pola hidup yang dimurkai Allaah SWT.
Allaah SWT Tegas mewajibkan kita saling memuliakan, tidak hanya sesama Manusia, pada hewan dan pepohonan, hutan dan lingkungan pun wajib kita lindungi.
Salah satu yang diwajibkan dalam Syariah Islam adalah berbaik baik dengan tetangga.
Sungguh, Allaah SWT Murka pada hamba Nya yang tidak berbaik baikan dengan Tetangga, apa lagi sampai bermusuhan.
Batas maksimal tidak bertegur sapa sesama tetangga hanya 3 hari saja.
Karena sering nya berulang ulang Nabi Muhammaad SAW mengingatkan Ummatnya agar selalu rukun, damai dan berbaik baik dengan Tetangga, sampai sampai dikira bahwa Tetangga juga termasuk daftar ahli waris yang akan mendapatkan harta warisan.
Baca Juga: Upaya Memakmurkan Masjid, Masjid Baiturrahim Khitankan 60 Anak dalam Rangka Maulid Nabi Muhammad
TRUE STORY;
Rasuulullah SAW minimal 7 kali mewanti wanti agar berbaik baik pada Tetangga:
1. Rasuulullaah SAW Bersabda Mengingatkan agar kita selalu menghormati Tetangga dan Tamu;
ومَن كانَ يُؤْمِنُ باللَّهِ والْيَومِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جارَهُ، ومَن كانَ يُؤْمِنُ باللَّهِ والْيَومِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ.
(رواه مسلم)
Arti:
"Siapa yang Beriman pada Allaah dan Hari Akhirat, hendaklah ia menghormati Tetangganya, dan siapa pun yang Beriman kepada Allaah dan Hari Akhirat, hendaklah ia memuliakan Tamunya."
(Hadits Sahih Riwayah Al Imam Muslim).
2. Rasuulullaah SAW Bersabda bahwa Tetangga seperti Keluarga;
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا زَالَ يُوصِينِي جِبْرِيلُ بِالْجَارِ حَتَّى ظَنَنْتُ أَنَّهُ سَيُوَرِّثُهُ( رواه البخاري)
Arti:
"Malaikat Jibril terus menerus mewasiatkan kepadaku perihal Tetangga, sehingga aku menyangka bahwa Tetangga akan menjadi Ahli Waris."
(Hadits Sahih Riwayah Al Imam Al-Bukhari)
3. Rasuulullaah SAW Bersabda Mengingatkan jangan sampai menyakiti Tetangga:
عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ: قِيْلَ لِرَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّ فُلاَنَةَ تُصَلِّي اللَّيْلَ وَتَصُومُ النَّهَارَ وَفِي لِسَانُهَا شَيْءٌ يُؤْذِي جِيرَانَهَا سَلِيطَةٌ قَالَ: لاَ خَيْرَ فِيهَا هِيَ فِي النَّارِ وَقِيلَ لَهُ: إِنَّ فُلاَنَةَ تُصَلِّي الْمَكْتُوبَةَ وَتَصُومُ رَمَضَانَ وَتَتَصَدَّقُ بِالأَثْوَارِ وَلَيْسَ لَهَا شَيْءٌ غَيْرُهُ وَلاَ تُؤْذِي أَحَدًا قَالَ: هِيَ فِي الْجَنَّةِ.
(رواه الحاكم)
Arti:
"Sahabat bertanya kepada Rasuulullaah SAW:
"Yaa Rasuulallaah, Fulanah selalu Shalat malam dan Puasa di siang hari. akan tetapi, ia sering mencela menyakiti Tetangganya". Rasuulullaah SAW bersabda:
"Ia tidak baik, ia masuk Neraka.' Dilaporkan juga kepada Rasuulullaah SAW bahwa Fulanah hanya melaksanakan Shalat Wajib, Puasa Ramadhan, dan bersedekah hanya sepotong kecil keju.
Akan tetapi ia tidak pernah menyakiti Tetangganya". Rasuulullaah SAW bersabda:
"Ia baik, dia masuk Surga'."
(Hadits Sahih Riwayah Al Imam Al-Hakim).
Baca Juga: Mengambil Teladan dari Kepribadian Nabi Muhammad SAW
4. Rasuulullaah SAW bersabda agar kita selalu membantu dan berbuat baik kepada Tetangga:
عن عبد الله بن عمرو رضي الله عنه، أن النبي ﷺ يقول: خيرُ الأصحابِ عند اللهِ خيرُهم لصاحبِه، وخيرُ الجيرانِ عند اللهِ خيرُهم لجارِه". (أخرجه الترمذي)
Arti:
"Sebaik-baik Sahabat di mata Allaah adalah mereka yang paling baik kepada Sahabatnya, dan sebaik-baik Tetangga di mata Allaah adalah mereka yang paling baik kepada Tetangganya."
(Hadits Sahih Riwayah At-Tirmidzi).
Artikel Terkait
Terungkap Outfit Batik Biru-Cokelat Andalan Menkeu Purbaya, Salah Satunya di Momen Pidato Dirinya Kritik Rocky Gerung
Menkeu Purabaya Wanti-wanti Gen Z yang Diintai FOMO saat Atur Duit hingga Bisa Bikin 'Besar Pasak daripada Tiang'
Kemenpar Gelar Diskusi Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan Lewat STDev Forum Series #1
Plt. Direktur Utama BPOLBF Isi Kuliah Umum di Unika Santu Paulus Ruteng, Dorong Kolaborasi untuk Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan