WartaPesona.com – Mudik sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia yang dilakukan setiap tahun.
Perasaan gembira hadir menyertai setiap orang yang akan mudik karena bisa merayakan lebaran dengan berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
Namun, apakah kamu tahu apa arti dari mudik sebenarnya dan bagaimana awalnya tradisi mudik ini muncul di Indonesia?
Ada beberapa makna mengenai kata mudik. Menurut KBBI, mudik berarti pulang ke kampung halaman. Ada pula yang menyebut bahwa mudik berasal dari bahasa Arab “al-aud” yang bermakna kembali.
Baca Juga: Sedang Tayang di Bioskop! Arti Judul Film Godzilla X Kong: The New Empire
Mudik juga bisa berasal dari kata “udik” yakni selatan atau hulu. Dalam bahasa Jawa ada pula yang menyebut mudik sebagai singkatan dari “mulih disik” atau bahasa Betawi “udik” yang berarti kampung.
Dilansir laman nu.or.id, mudik erat kaitannya dengan fenomena migrasi penduduk dari perdesaan ke perkotaan dikarenakan daya tarik magnet industri, mencari peruntungan di kota, tak jarang juga karena perpindahan wilayah terkait pekerjaan.
Secara kebahasaan, mudik memiliki makna kembali ke sumber, hulu atau mata air (udik). Arti tersebut seperti perumpaan hulu dan hilir sungai, sehingga sama dengan orang yang berpergian bolak-balik atau berulang-ulang.
Kata “udik” yang bermakna sumber juga merupakan kampung halaman keluarga berasal. Orang yang tinggal di perkotaan namun belum bisa menyesuaikan diri dengan perkotaan juga akan dijuluki sebagai orang udik alias orang kuno.
Sejak zaman Kerajaan Majapahit, mudik sudah menjadi tradisi bagi para petani yang sedang berkelana untuk kembali ke kampung halaman berkumpul bersama saudara dan bersama membersihkan makam leluhur dalam rangka meminta keselamatan dalam mencari rezeki di perantauan. Pada saat itu, mudik sama sekali tidak berkaitan dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri.
Baca Juga: Ini Dia Calon Pemain Naturalisasi Berdarah Aceh Bermain Reguler Di Eredivisie
Namun, sejak tahun 1970-an, istilah mudik dikaitkan dengan lebaran. Banyak perantau dari Ibu Kota yang sedang bekerja, memanfaatkan cuti panjang lebaran untuk kembali ke kampung halaman. Banyak juga pemudik yang memanfaatkan waktu mudik untuk berlibur bersama keluarga.
Makna Mudik di Hari Raya Idul Fitri
Tradisi mudik menjadi momen yang bermakna, karena lebaran merupakan hari kemenangan umat islam yang telah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh di bulan Ramadan.
Artikel Terkait
Hari Raya Idul Fitri: 5 Ide Hampers Keren yang Cocok Diberikan Kepada Keluarga dan Kerabat Dekat
Jelang Hari Raya: 5 Tips Menyiapkan Hampers yang Mudah Dilakukan di Rumah, No. 2 Wajib Ditentukan!
Fitrahmu, Kebahagiaan Mereka: Sebuah Refleksi tentang Zakat Fitrah dan Keadilan Sosial
Fakta Menarik Film Godzilla X Kong: The New Empire, Menggunakan Teknologi Canggih hingga Lokasi
Pasti Bikin Nostalgia 3 Mainan Ini Wajib Ada Saat Lebaran Idul Fitri