Waduh, terlalu sering pakai perangkat audio di telinga bisa sebabkan kehilangan pendengaran permanen?

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Jumat, 13 Oktober 2023 | 17:49 WIB
Terlalu sering memakai perangkat audio di telinga bisa menyebabkan gangguan pendengaran NIHL.  (Instagram @kemenkes_ri)
Terlalu sering memakai perangkat audio di telinga bisa menyebabkan gangguan pendengaran NIHL. (Instagram @kemenkes_ri)

WartaPesona.com - Terlalu sering memakai perangkat audio di telinga bisa berpotensi mengakibatkan kehilangan pendengaran.

Bahkan, kehilangan pendengaran yang terjadi karena sering memakai perangkat audio di telinga bisa bersifat permanen.

Celakanya, kehilangan pendengaran permanen akibat sering pakai perangkat audio di telinga juga tidak bisa disembuhkan secara medis maupun operasi.

Baca Juga: Krisis air jadi ancaman nyata semua negara di dunia, serius!

Dilansir dari situs kemenkes, penggunaan perangkat audio secara terus-menerus berpotensi terjadinya Noise-Induced Hearing Loss' atau yang disingkat NIHL.

Noise-Induced Hearing Loss' atau NIHL atau kehilangan pendengaran ini bisa terjadi karena paparan suara besar yang secara terus-menerus.

Gangguan kesehatan pada telinga atau pendengaran ini merupakan gangguan yang bersifat permanen.

Baca Juga: Uta Palumara Londe, ikan bandeng kuah santan kuliner khas NTB yang sungguh menggoda

Karena itu, jika mengalami NIHL tidak dapat diobati secara medis maupun operasi.

Seperti diketahui, saat ini penggunaan perangkat audio di telinga semakin sering dilakukan banyak orang.

Kebiasaan meeting online melalui berbagai aplikasi seperti zoom, skype, google meet, atau microsoft team, dan lainnya, membuat intensitas penggunaan perangkat audio di telinga menjadi semakin sering.

Baca Juga: Wisata Pantai Loang Baloq di Kota Mataram NTB, bisa santai seharian, dan berenang

Kebutuhan meeting online atau virtual yang muncul saat terjadi pandemi Covid-19, telah menjadi kebiasaan baru yang berlangsung hingga sekarang.

Saat pertemuan virtual atau meeting online itu, perangkat audio yang dipasang di telinga menjadi kebutuhan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X