Pak Raden mewakili seorang pekerja keras dengan wajah kasar dan latar belakang Jawa yang kuat yang selalu mengenakan jas tradisional Jawa.
Kepopuleran Pak Raden datang ketika dia menjadi lucu dan salah sepanjang waktu meskipun pada awalnya dia bersikeras bahwa dia benar.
Pak Ogah, sebaliknya, mewakili orang malas yang tidak mau bekerja tetapi hanya meminta uang ketika orang meminta bantuannya. Dia biasanya ditemani oleh Si Ableh. (SA)
Artikel Terkait
Presiden Joko Widodo Meresmikan Bendungan Sadawarna, Nilai Investasinya Mencapai Rp 2 triliun
Waspada dan Siaga!BMKG Menyebutkan Ada Potensi Cuaca Ekstrem Terjang Wilayah Ini, Dimana Saja ?
Sandiaga Uno Menparekraf: Danau Toba Jadi Lokasi Event Internasional untuk Tarik Kunjungan Wisatawan
Keluarga : Mohon Doa Kondisi Indra Bekti Sedang dalam Penanganan Rumah Sakit, Insya Allah Kembali Pulih
Indra Bekti Jatuh Dari Kamar Mandi Dan Alami Pendarahan Diotak,Langsung Dilarikan Kerumah Sakit
Jadwal Indonesia vs Thailand Piala AFF, Kamis Sore dan Bakal Hujan dan Dingin, Ini Tips Aman Menonton di GBK