Di Moto Run 1, Amellya Nur Sifa hanya mencatatkan waktu 44,065 detik dan finis di posisi ketiga, sedangkan Quanquan finis di posisi terdepan dengan waktu 42,483 detik.
Baca Juga: Gelar Budaya Selo Culture Festival 2023 di Sleman berlangsung meriah, ratusan warga berebut gunungan
Kemudian, di Moto Run 2, Amellya Nur Sifa hanya meraih posisi finis kedua dengan catatan 43,290, dan Quanquan finis di nomor satu dengan catatan waktu 41,827 detik.
Namun pada Moto Run 3, Amellya Nur Sifa berhasil finish terdepan dengan catatan waktu 43,918 detik dan Quanquan finis di posisi keempat dengan 44,964 detik.
Baca Juga: Daftar Pahlawan Revolusi yang gugur pada peristiwa G30S PKI 1965 berikut biodata singkat
Sesuai peraturan balap sepeda BMX di Asian Games 2023 Hangzhou China, kemenangan tersebut ditentukan dari total raihan poin dan posisi finis di babak final yaitu di Moto Run 3.
Kepala Pelatih Balap Sepeda Indonesia Dadang Haris Purnomo, menjelaskan Moto Run 1 ditentukan dari individual time trial (ITT). Dan, Moto Run 2 ditentukan dari hasil Moto Tun 1.
"Kemudian poin Moto Run 3 yang merupakan babak final dihasilkan dari Moto 2," katanya.
Keberhasilan Amellya Nur Sifa menyabet medali emas di cabor balap sepeda BMX putri pun mendongkrak posisi klasemen sementara Indonesia menjadi urutan 10 di Asian Games 2023 Hangzhou China. *(SA/K)
Artikel Terkait
Balap MotoGP butuh ketangkasan dan teknologi andal untuk bisa menang
Presiden Jokowi targetkan kontingen Indonesia peringkat 10 Asian Games 2022 di Hangzhou China
Penuhi Permintaan Ketum PSSI, Persis Lepas Sananta ke Timnas Asian Games 2023
Kontingen Indonesia raih dua medali emas Asian Games 2023 di Hangzhou China dari cabor Menembak
Atlet Wushu sumbang medali emas ketiga untuk Indonesia di Asian Games 2023 Hangzhou China
Perolehan medali Indonesia di Asian Games 2023 Hangzhou China bertambah dari cabor skateboard