Jadi syarat negara maju, Kemenkop UKM kejar target jumlah rasio wirausaha baru capai 3,95 persen hingga 2024

photo author
Tim WartaPesona 4, Warta Pesona
- Sabtu, 15 Juli 2023 | 19:40 WIB
Kika: Ketua Kwarda Gerakan Pramuka DIY GKR Mangkubumi, Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Deputi Kewirausahaan Kemenkop UKM Siti Azizah, dan Kepala Dinas Koperasi UKM DIY Srie Nurkyatsiwi, di acara talk show FPJ 2023, Sabtu (15/7) ( @kokot)
Kika: Ketua Kwarda Gerakan Pramuka DIY GKR Mangkubumi, Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Deputi Kewirausahaan Kemenkop UKM Siti Azizah, dan Kepala Dinas Koperasi UKM DIY Srie Nurkyatsiwi, di acara talk show FPJ 2023, Sabtu (15/7) ( @kokot)

WartaPesona.com - Kementerian Koperasi dan UKM RI, terus mengejar jumlah rasio wirausaha sebesar 3,95 persen dari total populasi Indonesia hingga tahun 2024.

Menurut Kemenkop UKM, target tersebut mengingat jumlah rasio wirausaha saat ini yang masih sebesar 3,47 persen.

Deputi Kewirausahaan Kemenkop UKM Siti Azizah, mengatakan jumlah rasio wirausaha tersebut masih jauh dari prasyarat negara maju yang mengharuskan rasio minimal 12 persen.

Baca Juga: Kolaborasi Inspiratif: Peluang Bisnis OK OCE x KK Indonesia Membangun Komunitas Wirausaha

Siti Aziah mengemukakan hal tersebut saat menjadi narasumber talk show di acara pembukaan Festival Pramuka Jogja (FPJ) 2023, di Buper Tunas Wiguna Babarsari Yogyakarta, Sabtu (15/7).

Selain Siti Azizah, hadir sebagai narasumber adalah Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi, dan Ketua Kwarda Gerakan Pramuka DIY GKR Mangkubumi.

Siti Azizah mengatakan, Kemenkop UKM terus berupaya mengejar target jumlah rasio wirausaha di Indonesia tersebut melalui berbagai program.

Salah satunya dengan mencanangkan target menciptakan 1 juta wirausaha baru hingga bisa mencapai rasio 3,95 persen di tahun 2024.

Baca Juga: Penggunaan robot di sektor industri manufaktur bisa hemat biaya produksi, dan lebih efisien

Upaya tersebut dilakukan melalui program pengembangan wirausaha di seluruh provinsi di Indonesia, dengan bekerja sama dengan perguruan tinggi, SMK, dan SMA.

Kemudian, juga bekerja sama dengan lembaga inkubator bisnis di perguruan tinggi.

"Saat ini kami bergerak dengan menggandeng 8 perguruan tinggi untuk menghasilkan 500 startup baru yang terstruktur, dan diharapkan bisa tercapai akhir tahun ini," kata Siti Azizah.

Siti Azizah menegaskan, bahwa kementerian memang mengharapkan penciptaan start up baru yang terstruktur atau by design.

Baca Juga: Bagai pedang bermata dua, media sosial bagi remaja punya dampak positif dan negatif

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Bisnismu Gitu-Gitu Aja ? Yuk Coba 7 Tips UMKM Ini!

Senin, 24 November 2025 | 10:36 WIB
X