WartaPesona.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta perbankan mempermudah pembiayaan bagi UMKM dalam negeri.
Menurut Presiden Jokowi, hal itu karena penyaluran pembiayaan UMKM yang masih 21 persen dari total kredit yang ada.
Presiden Jokowi mengatakan, penyaluran pembiayaan UMKM Indonesia masih sangat rendah dibandingkan negara-negara lain.
Baca Juga: Zodiak Pisces hari Jumat 8 Desember 2023, saatnya buat acara menyenangkan bersama cinta
Dia pun mencontohkan, pembiayaan UMKM di negara Tiongkok sudah mencapai 65 persen, Jepang 65 persen, dan India 50 persen.
Karena itu, Presiden Jokowi meminta jajaran terkait bisa memperbaiki peraturan untuk mendukung kemudahan pembiayaan UMKM di tanah air.
Hal tersebut salah satunya karena banyak UMKM tidak memiliki aset agunan, sehingga perlu ada perbaikan regulasi.
Baca Juga: Produktif Tanpa Stres: Strategi Efektif untuk Menjaga Keseimbangan dan Kinerja Optimal
Presiden Jokowi menekankan, bahwa tidak semua UMKM memiliki aset agunan, kolateral, sehingga prospek juga harus dilihat.
Menurutnya meski UMKM tidak punya aset agunan, tapi jika prospeknya bagus semestinya bisa diberikan kredit.
"Jangan hanya melihat agunannya mana, agunannya mana, dilihat juga dong prospeknya,” kata Presiden Jokowi, dikutip dari situs setkab, Jumat (8/12/2023).
Baca Juga: Zodiak Aquarius hari Jumat 8 Desember 2023, bertemu mantan cinta yang lama putus
Presiden Jokowi menyampaikan hal itu dalam pidato pembukaan acara UMKM Expo(rt) Brilianpreneur di Jakarta Hall Convention Center (JCC) Jakarta, Kamis (7/12).
UMKM Expo(rt) Brilianpreneur merupakan pameran industri kreatif UMKM yang diselenggarakan oleh BRI, yang kali ini akan berlangsung hingga Minggu 10 Desember 2023.
Dalam pidato pembukaannya, Presiden Jokowi juga mengungkapkan bahwa UMKM telah menjadi penopang ekonomi nasional, sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan.
Artikel Terkait
Peran Brand Advocacy: Dukungan Aktif Masyarakat yang Mempengaruhi Citra dan Pertumbuhan Merek
Mengungkap Kunci Kesuksesan: Pentingnya Laporan Keuangan Bagi Investor
Makna Buyer Persona dalam Pemasaran: Mengetahui dan Memahami Audiens Target untuk Kesuksesan Pemasaran yang Lebih Efektif
Perbedaan Esensial: Target Audience & Buyer Persona dalam Pemasaran Efektif
Navigasi Investasi: Menguak Peran Pialang dalam Mewujudkan Kesuksesan Finansial Investor
Menggali Kekuatan: Kegunaan Rasio NPM dalam Menganalisis Profitabilitas Bisnis
Menyingkap Tabir Bisnis: Kegunaan RUPS sebagai Pilar Utama bagi Kesuksesan Investor
Entrepreneurship Gen Z: Mengukir Masa Depan Bisnis dengan Inovasi dan Kewirausahaan
Industri halal jadi jawaban tantangan ekonomi berkelanjutan di Indonesia, potensinya segini
Sandiaga Uno optimis kinerja pariwisata ekonomi kreatif di 2024 meningkat, alasannya begini