5. Warga menyerbu bantuan
Kerumunan warga di lokasi gempa Desa Nagrak, Cianjur tampak masih menyerbu kendaraan distribusi logistik.
Bantuan itu berasal dari sejumlah yayasan maupun komunitas di luar Cianjur, seperti Jabodetabek, Bandung, Sukabumi, hingga Palembang.
Pendatang di lokasi gempa juga ada yang berasal dari negara asing. Sejumlah tim evakuasi melarang mereka berswafoto di lokasi kejadian lantaran tidak dilengkapi dengan alat pelindung diri, seperti helm dan rompi.
Spanduk bertuliskan 'di sini bukan area selfie dan wisata gempa' tampak terpasang di sejumlah pintu masuk menuju lokasi pengungsian warga di Jalan Nagrak Salahuni.
6. Korban mencari harta benda dan memperbaiki bangunan
Sebagian besar korban gempa tampak mencari sisa harta benda yang masih bisa diselamatkan pada puing bangunan yang runtuh. Sebagian korban lainnya memilih memperbaiki bangunan yang masih layak secara swadaya.
7. Proses pencarian korban diperpanjang
Hingga hari ke-10 pascagempa, tercatat 703 orang mengalami luka, 108.720 orang mengungsi, 327 orang meninggal dunia, dan 13 orang masih dalam pencarian.
Bupati Cianjur Herman Suherman menyebut proses pencarian korban yang seharusnya berakhir pada Rabu, 30 November 2022 diperpanjang selama tiga hari atau sampai Sabtu, 3 Desember 2022.
Perpanjangan waktu pencarian korban diputuskan lantaran hingga Rabu masih ada laporan warga hilang.
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga menyarankan kepada Bupati Cianjur agar pencarian korban gempa bumi diperpanjang hingga Sabtu.***
(Iin Inayah/Pikiran-rakyat.com) (AA)
Artikel Terkait
Korut Beri Ancaman Tak Terima Dapat Sanksi Dari Korsel, Simak Penjelasannya
Helikopter Polri Hilang Kontak Akibat Cuaca Buruk, Ini Penjelasannya
Bikin Haru Tim SAR Temukan Jasad Ayah Peluk Putrinya Tertimbun Longsor Akibat Gempa di Cugenang Cianjur
Pasca Kejadian Gempa Cianjur Lima Orang Alami Gangguan Jiwa, Simak Penjelasannya
Bupati Cianjur Telah Mempersiapkan Lahan Sebanyak 16 Hektar Untuk Korban Gempa Cianjur, Simak Penjelasannya