WartaPesona.com - Jembatan Kretek 2 Bantul yang baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo akan menjadi destinasi wisata baru di kawasan selatan DI Yogyakarta.
Setelah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, Jembatan Kretek 2 di Kabupaten Bantul Yogyakarta makin ramai dikunjungi warga.
Jembatan Kretek 2 di Bantul itu menarik perhatian warga di Yogyakarta karena adanya bangunan ikonik patung Luku.
Baca Juga: Gerindra atau PDIP? PAN Solid Deklarasikan Dukungan untuk Erick Thohir
Luku adalah alat pembajak sawah tradisional di Jawa yang penggunaannya ditarik oleh hewan ternak kerbau atau sapi.
Alat pertanian Luku tersebut kini sangat langka ditemui, karena mayoritas petani sudah beralih menggunakan traktor mesin.
Patung Luku raksasa sengaja dibangun sebagai semacam tugu selamat datang di kawasan Jembatan Kretek 2 Bantul, sekaligus simbol masyarakat setempat yang agraris.
Baca Juga: Bendera Kuning untuk Orang Mati - Makna Simbolis dan Penghormatan
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, mengatakan bangunan ikonik berupa patung Luku tersebut tidak lepas dari filosofi Among Tani Dagang Layar.
Filosofi tersebut merupakan fokus dari Pemda DIY dalam mengembangkan wilayah pantai selatan DI Yogyakarta.
Dia menjelaskan, tugu berbentuk luku atau bajak sawah raksasa berwarna merah menjadi semacam tugu selamat datang di Yogyakarta ketika melewati jalur selatan.
Baca Juga: Mitos atau Fakta? Mengungkap Dampak Penggunaan Kipas yang Tidak Baik bagi Kesehatan Tubuh
“Patung Luku di Jembatan Kretek 2 itu terbuat dari bahan kuningan, GRC Skin, galvalum skin, dan galvanize,” katanya.
Menurutnya, keberadaan patung Luku menunjukkan wujud budaya agraris masyarakat Yogyakarta. Luku juga bisa diartikan sebagai ‘Laku Urip Kang Utama’, atau jalan hidup yang utama.
"Kehadiran Jembatan Kretek 2 ini selain akan membuka akses baru Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), juga akan membangkitkan pariwisata. Karena jembatan ini merupakan obyek wisata itu sendiri," katanya.