WartaPesona.com - Pada hari Minggu, 6 Mei 2023, Raja Charles III resmi dinobatkan menjadi Raja Inggris yang baru!
Tepat di Westminster Abbey, Raja Charles dimahkotai oleh Uskup Agung Canterbury dengan Mahkota Saint Edward di kepala sang raja.
Dering lonceng di Westminster Abbey, suara terompet, dan tembakan penghormatan di seluruh Inggris menandakan peletakan mahkota dan resminya Raja Charles III menjadi Raja.
Pangeran William, Prince of Wales yang merupakan anak pertama dan putra mahkota dari Raja Charles III menjanjikan kesetiaan ayahnya.
Baca Juga: KTT ASEAN 2023 Mulai Digelar Selasa Ini di Labuan Bajo, Ini yang Akan Dilakukan Indonesia
Uskup Agung kemudian menyatakan: "Saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Yang Mulia, dan kepada keturunan dan penerusmu menurut hukum. Tuhan, tolong bantu aku."
Sebelum meminta pengunjung gereja dan pemirsa rumah untuk menyatakan kesetiaan mereka.
Camilla pun secara resmi dinyatakan sebagai permaisuri dalam upacara yang lebih singkat tanpa sumpah.
Mahkota Ratu Mary digunakan untuk memahkotainya.
Di Kerajaan Inggris, ini adalah penobatan pertama dalam 70 tahun. Keluarga Kerajaan, tokoh terkenal, pemimpin agama, dan kepala negara termasuk di antara 2.200 orang yang hadir di gereja untuk melihat acara tersebut.
Kisah Hidup Raja Charles III
Charles telah terpecah diantara monarki yang modern di sepanjang hidupnya.
Itu berusaha untuk menegakkan tradisi lama di dalam institusi tersebut sambil berusaha menyesuaikan diri dengan masyarakat yang bersemangat dan lebih setara.
Charles Philip Arthur George, yang suatu hari akan menjadi raja, lahir di Istana Buckingham pada tanggal 14 November 1948, pada tahun ke-12 pemerintahan kakeknya Raja George VI.
Setelah ibunya dinobatkan sebagai ratu pada tahun 1952, ia diidentifikasi sebagai pewaris pada usia 3 tahun.
Baca Juga: WHO Cabut Status Darurat Covid-19, Kemenkes Ingatkan Masyarakat Tetap Hati-hati
Charles 'melanggar tradisi' dengan disekolahkannya ia di Hill House School di London Barat sebelum pindah ke Cheam School di Berkshire, tidak seperti leluhurnya yang mengenyam pendidikan dari tutor privat.
Kemudian, dia dikirim ke Gordonstoun, sekolah tempat tinggal ayahnya, Philip di Skotlandia. Dia menyebut masa tinggalnya di sana "neraka", di mana dia diintimidasi dan diisolasi.
Dia menuju ke Cambridge's Trinity College, mematahkan tradisi lain.
Dia pertama kali belajar antropologi fisik dan sosial, arkeologi, dan antropologi sebelum beralih ke sejarah. Dia secara resmi disahkan menjadi Pangeran Wales ketika dia masih mahasiswa.
Pada sebuah upacara penting pada tahun 1969, itulah posisi yang dipegang oleh pewaris takhta secara historis.
Ini terjadi setelah kuliah di universitas Welsh selama sembilan minggu. Dia menerima gelar untuk pertama kalinya sebagai ahli waris Inggris pada tahun berikutnya.
Selanjutnya, ia mendaftar di militer, seperti banyak bangsawan lain sebelum dia.
Sebelum meninggalkan tugas aktif pada tahun 1976, dia pertama kali bertugas di Royal Air Force sebelum bergabung dengan Angkatan Laut dan memimpin kapal penyapu ranjau HMS Bronington.
Dia adalah seorang pangeran muda yang tampan dan atletis yang menyukai ski, selancar, dan selam scuba.
Dia bermain polo dan telah mengendarai sejumlah balapan yang menantang.
Dia sangat terpukul dengan kematian paman buyutnya Lord Mountbatten dalam ledakan IRA yang terjadi pada tahun 1979.
Baca Juga: Pemerintahan Korea Utara: Sistem Politik Tertutup yang Kontroversial
Charles menyebut paman buyutnya "kakek yang tidak pernah saya miliki", dengan kata-katanya sendiri.
Namun, Charles akan selalu dikenang oleh banyak orang di Inggris dan di tempat lain atas pernikahannya yang membawa malapetaka dengan Lady Diana Spencer, yang dimana Camilla Parker Bowles, istri keduanya, tidak terlibat dalam hubungan di luar nikahnya.
Putranya William dan Harry masing-masing lahir pada tahun 1982 dan 1984, setelah dia menikahi Diana pada tahun 1981.
Pasangan itu memiliki masalah, meskipun pada awalnya tampak semuanya baik-baik saja.
Diana menganggap Camilla bertanggung jawab atas pembubaran pernikahannya dengan Charles pada tahun 1992.
Baca Juga: Profilnya Eksis Di Google Doodle, Siapakah Alan Rickman?
Kutipan terkenal Diana dari sebuah penampilan TV adalah, "Kami bertiga dalam pernikahan ini."
Sebagai akibat dari insiden ini, Charles dan Camilla menerima banyak pers negatif, dan kedudukannya di tengah masyarakat jatuh.
Charles secara bertahap mendapatkan kembali statusnya, meskipun dia tidak pernah mencapai tingkat penerimaan ibunya.
Akhirnya menikah dengan Camilla pada tahun 2005. Diana meninggal, namun pengaruhnya tetap hidup, dan publik masih terpesona dengan hidupnya. *** (NAZ)
Penulis: Niken Ayu Zahra