WartaPesona.com- Korea Utara, secara resmi dikenal sebagai Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK), merupakan negara yang terletak di Asia Timur dengan populasi sekitar 25 juta jiwa.
Pemerintahannya di bawah kepemimpinan Partai Buruh Korea telah lama menjadi sorotan internasional karena sistem politiknya yang tertutup dan kontroversial. Artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang sistem politik dan pemerintahan di Korea Utara.
Sistem Politik di Korea Utara
Sistem politik di Korea Utara adalah negara tunggal yang dipimpin oleh satu partai, yaitu Partai Buruh Korea.
Baca Juga: Tragedi Tragis Saat Hari Buruh Nasional
Kim Il Sung, pendiri negara ini, menerapkan sistem politik ini berdasarkan ideologi Juche, yang berfokus pada kemandirian dan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan nasional tanpa ketergantungan pada negara lain.
Partai Buruh Korea merupakan partai komunis yang berafiliasi dengan gerakan komunis internasional dan mengikuti model Soviet dalam membangun negara sosialis. Partai ini mengontrol seluruh aspek kehidupan di Korea Utara dan menguasai sistem pemerintahan, militer, dan ekonomi.
Sistem politik Korea Utara juga dikenal dengan sistem keluarga pemerintahan, di mana pemimpin negara dan keluarganya berkuasa secara turun temurun. Keluarga Kim, yang memerintah Korea Utara sejak berdirinya negara ini, telah mengambil posisi teratas di pemerintahan, militer, dan partai politik.
Baca Juga: Pertandingan Liga Spanyol Mallorca vs Bilbao: Siapa yang Akan Menang?
Pemerintahan di Korea Utara
Sistem pemerintahan di Korea Utara berbasis pada konstitusi yang disetujui pada tahun 1972 dan telah mengalami beberapa perubahan sejak itu. Konstitusi ini menetapkan bahwa Partai Buruh Korea adalah partai terkuat dan memimpin pemerintahan.
Presiden merupakan kepala negara dan pemimpin tertinggi, tetapi pemimpin partai memiliki kekuasaan yang lebih besar dalam sistem pemerintahan.
Pada saat ini, Kim Jong Un menjabat sebagai pemimpin tertinggi dan Ketua Partai Buruh Korea, serta pemimpin militer.
Ia juga menjabat sebagai Ketua Komisi Urusan Negara, posisi yang menggantikan jabatan presiden pada tahun 2019. Kim Jong Un mengambil alih kekuasaan pada tahun 2011 setelah kematian ayahnya, Kim Jong Il.
Baca Juga: Sinopsis Film Salt Aksi-Thriller
Pemerintahan di Korea Utara juga terdiri dari Dewan Tertinggi Rakyat, yang merupakan badan legislatif tertinggi di negara ini. Dewan ini bertugas untuk menetapkan kebijakan dan undang-undang, tetapi kekuasaannya terbatas karena semua keputusan penting diputuskan oleh Partai Buruh Korea.
Pendidikan dan Propaganda di Korea Utara
Pendidikan dan propaganda sangat penting di Korea Utara, dan dianggap sebagai alat utama dalam memperkuat sistem politik dan membangun kesetiaan terhadap pemimpin negara.
Seluruh masyarakat diwajibkan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan ideologi Partai Buruh Korea sejak dini, dari sekolah dasar hingga universitas.
Artikel Terkait
Jangan Lewatkan Kesempatan Mendaftar di Poltekpar, Kampus Program Studi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Terbaik
Korlantas Polri Terapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Mengatasi Kepadatan Arus Balik Lebaran di Tol Cipali
Tanggal 1 Mei Hari Apa? Hari Buruh 2023: Menjadi Bagian Dari Perjuangan Buruh dan Pekerja
Profilnya Eksis Di Google Doodle, Siapakah Alan Rickman?
Kim Jong Un: Pemimpin Tertinggi Korea Utara
Pentingnya Hari Buruh Nasional Indonesia
Sambut Musim Giling, PG Madukismo Gelar Kirab Tebu Pengantin, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Jalanan
Kim Jong Un: Pemimpin Tertinggi di Korea Utara
Perjuangan Pahlawan Indonesia dalam Memajukan Pendidikan
Tragedi Tragis Saat Hari Buruh Nasional