Baca Juga: Yuk Ketahui Anak Perusahaan BUMN Dengan Gaji Tertinggi Untuk Fresh Graduate!
Organisasi hak asasi manusia seperti Amnesty International dan Human Rights Watch telah menuduh pemerintahan Korea Utara melakukan pelanggaran hak asasi manusia yang serius, termasuk penangkapan dan penahanan tanpa alasan yang jelas, penggunaan kerja paksa, dan pelanggaran hak asasi perempuan.
Kim Jong Un juga dikenal sebagai pemimpin yang otoriter dan sangat kontrol terhadap masyarakatnya.
Ia menerapkan sistem politik tunggal yang dikendalikan oleh Partai Buruh Korea, dan media di Korea Utara diawasi secara ketat oleh pemerintah. Ia juga menekan kebebasan berpendapat dan menghalangi akses ke internet dan media luar.
Baca Juga: Menjaga Berat Badan Setelah Lebaran, Gimana Caranya?
Pada tingkat internasional, Kim Jong Un telah menjadi fokus perhatian dunia karena program nuklir dan rudal Korea Utara.
Program ini telah menimbulkan kekhawatiran yang serius dari negara-negara lain, terutama Amerika Serikat, yang telah mengambil tindakan keras untuk membatasi kemampuan Korea Utara dalam mengembangkan senjata nuklir dan rudal.
Namun, Kim Jong Un juga telah mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan hubungan dengan beberapa negara, terutama dengan China dan Rusia. Ia telah melakukan beberapa kunjungan ke luar negeri, termasuk pertemuan dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, dan Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Baca Juga: Rekomendasi Pantai Di Bali Untuk Liburan!
Kim Jong Un adalah pemimpin yang kontroversial dan sangat otoriter. Ia telah memimpin Korea Utara sejak tahun 2011, dan mengambil tindakan yang kontroversial dan berani dalam mencoba mengembangkan program nuklir dan rudal negaranya.
Namun, ia juga telah mengambil langkah-langkah untuk membuka Korea Utara pada dunia luar dan meningkatkan hubungan dengan beberapa negara.
Namun, kebijakan dan tindakan represifnya di dalam negeri serta pelanggaran hak asasi manusia yang serius telah menjadi bahan kritik dan kontroversi internasional. Sebagai salah satu pemimpin paling kuat dan kontroversial di dunia saat ini, tindakan dan kebijakan Kim Jong Un tetap menjadi perhatian dunia internasional dan masyarakat global.*** (FA)
Penulis : Fisqiyyah Awawin