WartaPesona.com- Kim Jong Un adalah pemimpin saat ini dari Republik Demokratik Rakyat Korea, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Korea Utara. Ia lahir pada tanggal 8 Januari 1984 di Pyongyang, Korea Utara.
Ia adalah anak bungsu dari Kim Jong Il, mantan Pemimpin Tertinggi Korea Utara, dan cucu dari Kim Il Sung, pendiri dan pemimpin pertama negara tersebut. Sejak berkuasa pada tahun 2011, Kim Jong Un menjadi salah satu pemimpin yang paling kuat dan kontroversial di dunia.
Kehidupan Awal dan Pendidikan
Kehidupan awal Kim Jong Un dikelilingi oleh privasi dan keistimewaan. Ia mendapatkan pendidikan di Universitas Militer Kim Il Sung di Pyongyang, di mana ia belajar tentang politik, strategi militer, dan ekonomi.
Baca Juga: Mitos or fakta: apakah benar kurma muda bisa mempercepat kehamilan?
Ia juga belajar di sebuah sekolah Swiss selama beberapa tahun di bawah nama samaran, di mana ia belajar berbicara dalam bahasa Inggris, Jerman, dan Perancis.
Naik ke Kekuasaan
Naiknya Kim Jong Un ke kekuasaan tidaklah mudah. Setelah kematian ayahnya pada tahun 2011, ia ditunjuk sebagai penggantinya, tetapi usia muda dan kurangnya pengalaman menimbulkan keraguan tentang kemampuannya untuk memimpin negara.
Namun, ia berhasil menegaskan dirinya sebagai pemimpin baru Korea Utara dengan melakukan serangkaian tindakan dan kebijakan yang kontroversial dan berani.
Baca Juga: 5 Pulau Terindah di Dunia untuk Liburan yang Tak Terlupakan
Kebijakan dan Tindakan Kontroversial
Kim Jong Un telah membuat banyak kebijakan dan tindakan kontroversial selama masa kekuasaannya. Salah satu kebijakan utamanya adalah program nuklir dan rudal Korea Utara.
Pada tahun 2017, Korea Utara melakukan serangkaian uji coba nuklir dan rudal yang menimbulkan kekhawatiran internasional dan memicu sanksi ekonomi yang keras dari PBB.
Selain itu, Kim Jong Un juga mengambil langkah-langkah untuk memperkuat kekuasaannya dan menghilangkan segala bentuk oposisi. Ia telah melakukan eksekusi terhadap beberapa pejabat pemerintah, termasuk pamannya yang dianggap sebagai rival politiknya.
Namun, Kim Jong Un juga telah mengambil beberapa tindakan yang dianggap sebagai upaya untuk membuka Korea Utara pada dunia luar.
Pada tahun 2018, ia bertemu dengan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, dalam pertemuan bersejarah yang menandai langkah pertama dalam proses reunifikasi Korea.
Kritik dan Kontroversi
Kim Jong Un telah menjadi bahan kritik dan kontroversi internasional karena kebijakan dan tindakannya yang kontroversial dan represif.
Artikel Terkait
Sejarah Penjajahan Belanda di Indonesia
Gempa Bumi Kekuatan 2.9 Terjadi di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat
Mengenal Budaya dan Sejarah Indonesia Melalui Destinasi Wisata Sejarah
Sejarah Penjajahan Jepang di Indonesia
Sandiaga Uno Dorong Pelaku UMKM Untuk Menguasai Digital Marketing dan TikTok Demi Meningkatkan Perekonomian
Menparekraf Sandiaga Uno Berharap Solo Menari 2023 Memperkuat Diferensiasi Kota Solo sebagai Pusat Seni Budaya
Jangan Lewatkan Kesempatan Mendaftar di Poltekpar, Kampus Program Studi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Terbaik
Korlantas Polri Terapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Mengatasi Kepadatan Arus Balik Lebaran di Tol Cipali
Tanggal 1 Mei Hari Apa? Hari Buruh 2023: Menjadi Bagian Dari Perjuangan Buruh dan Pekerja
Profilnya Eksis Di Google Doodle, Siapakah Alan Rickman?