oleh lebih dari 37,8 ribu pengguna Instagram dan dipenuhi ribuan komentar dari warganet yang menyampaikan empati kepada warga terdampak.
“Tetap sabar Abang dan Kakak yang terdampak banjir di Bekasi, semoga selalu berada dalam perlindungan Allah,” tulis akun @abdulaziz.
“Ini sudah bukan banjir, tapi seperti air laut, semoga lekas surut,” komentar akun @emmanuelalvino.
Baca Juga: Bencana Longsor di Cisarua Bandung Barat Hancurkan Rumah Warga
Dedi Mulyadi Minta Pengembang Bertanggung Jawab
Menanggapi kondisi banjir di Sukawangi, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminta pengembang perumahan untuk bertanggung jawab atas dampak yang dialami warga.
Ia menegaskan pengembang harus menemui warga terdampak dan terlibat langsung dalam penanganan pascabanjir.
Dedi juga menyatakan pemerintah akan menghentikan sementara pembangunan perumahan, khususnya di wilayah Bekasi Utara yang sebagian besar berada di atas lahan persawahan dan daerah resapan air.
Menurutnya, alih fungsi lahan menjadi kawasan perumahan tanpa perencanaan drainase yang matang berpotensi memperparah banjir, terutama saat curah hujan tinggi.
Baca Juga: Desa Penakir Pemalang Diterjang Banjir Bandang, Akses Jalan dan Jembatan Terdampak
Data Korban Masih Didata
Hingga Sabtu (24/1/2026), belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban maupun rumah yang terdampak banjir di perumahan Sukawangi.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait masih melakukan pendataan di lapangan untuk memastikan dampak kerusakan dan kebutuhan warga.
Warga berharap air segera surut agar dapat kembali ke rumah masing-masing dan memulai proses pembersihan.
Sementara itu, petugas diminta terus memantau kondisi cuaca, mengingat hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi di wilayah Bekasi dan sekitarnya. *****
Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Purbalingga, Satu Dusun Terisolir Akibat Jembatan Ambruk