berita

Pascabanjir di Bener Meriah, Jembatan Darurat Masih Rawan dan Akses Logistik Terhambat

Senin, 29 Desember 2025 | 20:48 WIB
Sejumlah akses jalan masih terputus di Bener Meriah, Aceh - WartaPesona.com (Indonesia Move)

“Sebelumnya, masyarakat hanya membangun jembatan sederhana yang digunakan untuk jalan kaki,” lanjutnya.

Baca Juga: Perjuangan Truk PLN Tembus Jalan Berlumpur di Aceh Tengah, Warga Turun Tangan Bantu Perbaikan Listrik

Desa Terisolasi dan Krisis Berkepanjangan

Putusnya akses jalan juga membuat sejumlah desa di Kecamatan Syiah Utama terisolasi selama hampir satu bulan.

Warga mengalami keterbatasan dalam mendapatkan pasokan bahan pangan, layanan kesehatan, serta kebutuhan dasar lainnya.

“Satu bulan sudah listrik belum masuk, akses jalan putus, warga terisolir, mata pencaharian petani hancur,” ungkap relawan tersebut.

Sebagian besar warga di wilayah ini menggantungkan hidup dari sektor pertanian. Banjir dan longsor tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga menghancurkan lahan pertanian dan memutus jalur distribusi hasil panen, sehingga memperparah kondisi ekonomi warga.

Relawan pun mengajak lebih banyak pihak untuk menyalurkan bantuan ke wilayah Bener Meriah, khususnya daerah-daerah yang masih terisolasi.

“Untuk teman-teman semua, usahakan masuk ke sini karena masih banyak di Bener Meriah desa-desa yang terisolir,” tuturnya.

Baca Juga: Kisah Warga Dusun Suka Maju Tapsel Bertahan Hidup Pascabanjir Bandang di Tengah Ancaman Sungai Baru

Banjir Susulan dan Perpanjangan Masa Darurat

Di tengah proses pemulihan yang belum tuntas, Bener Meriah kembali dilanda banjir susulan. Dua desa, yakni Buntul dan Lampahan, kembali diterjang banjir pada Rabu malam, 24 Desember 2025.

Banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari, sehingga debit air sungai kembali meningkat.

Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah memutuskan untuk kembali memperpanjang masa tanggap darurat bencana.

Perpanjangan ini berlaku mulai 24 hingga 30 Desember 2025 dan menjadi perpanjangan ketiga sejak awal bencana banjir dan tanah longsor melanda wilayah tersebut.

Puluhan Ribu Warga Masih Terisolasi

Berdasarkan data posko per 22 Desember 2025, tercatat sebanyak 35.611 jiwa di Kabupaten Bener Meriah masih terdampak dan berada dalam kondisi terisolasi.

Jumlah tersebut tersebar di 58 desa yang berada di enam kecamatan.

Halaman:

Tags

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB