WartaPesona.com - Indonesia mengambil langkah strategis untuk memperkuat posisinya sebagai destinasi pariwisata ramah Muslim terkemuka di dunia.
Sebagai negara dengan salah satu populasi Muslim terbesar, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata halal unggulan yang tidak hanya melayani wisatawan Muslim domestik, tetapi juga mancanegara.
Kementerian Pariwisata melanjutkan program Indonesia Muslim Travel Index atau IMTI melalui kolaborasi dengan Bank Indonesia, Enhaii Halal Tourism Center, dan Crescent Rating.
Program ini bertujuan untuk mengukur dan meningkatkan kualitas layanan pariwisata ramah Muslim di berbagai destinasi Indonesia seperti disampaikan Menteri Pariwisata pada Jumpa Pres Akhir Tahun 2025 pada Selasa, 16 Desember 2025.
Sebagai tindak lanjut konkret, Kementerian Pariwisata bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) melakukan perluasan sertifikasi halal untuk 1.500 desa wisata.
Hasilnya sangat membanggakan, dengan total 2.885 sertifikasi halal yang berhasil diperoleh desa wisata di seluruh Indonesia.
Angka ini melampaui target awal dan menunjukkan antusiasme tinggi dari pelaku wisata lokal.
Sertifikasi halal tidak hanya mencakup aspek makanan dan minuman, tetapi juga fasilitas, layanan, dan operasional desa wisata secara menyeluruh.
Hal ini memastikan bahwa wisatawan Muslim dapat menikmati pengalaman wisata yang nyaman tanpa khawatir melanggar prinsip syariah.
Baca Juga: Menteri Pariwisata Ungkap Penyerapan 25,91 Juta Pekerja Pariwisata: Kemenpar Cetak SDM Terampil Melalui Pelatihan Komprehensif
Program ini memberikan dampak ganda yang positif.
Pertama, membuka peluang pasar baru bagi desa wisata untuk menarik segmen wisatawan Muslim dari Timur Tengah, Malaysia, Singapura, dan negara-negara dengan populasi Muslim signifikan.
Kedua, meningkatkan standar dan profesionalisme pengelolaan desa wisata.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menekankan bahwa pengembangan pariwisata halal sejalan dengan visi pariwisata berkelanjutan yang menghormati nilai-nilai budaya dan agama masyarakat.
Dengan sertifikasi halal yang tersebar di ribuan desa wisata, Indonesia tidak hanya menawarkan keindahan alam dan budaya, tetapi juga kenyamanan spiritual bagi wisatawan Muslim.***