berita

Strategi Sinergi: Anak Haji Isam Akuisisi 15% Saham 'Jagonya Ayam' dari KFC senilai Rp 54,4 M

Minggu, 6 Juli 2025 | 07:31 WIB
KFC Indonesia (Foto/Haluan.co)

WartaPesona.com – Perusahaan afiliasi keluarga Haji Isam, PT Shankara Fortuna Nusantara, melalui entitas milik anaknya, Liliana Saputri, resmi mengakuisisi sekitar 15% saham PT Jagonya Ayam Indonesia (JAI) seharga Rp 54,44 miliar. Saham tersebut dibeli dari emiten pengelola KFC Indonesia, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST).

Transaksi ini melibatkan 41.877 lembar saham seri A, yang setara dengan 15% modal ditempatkan dan disetor JAI. FAST masih mempertahankan 55% saham dan tetap mengendalikan JAI, memastikan hak manfaat terhadap efisiensi pasokan dan integrasi vertikal usaha ayamnya mengutip dari detikcom.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi diversifikasi dan penguatan rantai pasok dalam bisnis keluarga Haji Isam. JAI adalah pemain utama dalam bisnis peternakan ayam terintegrasi—mulai dari peternakan, pakan, hingga produksi olahan ayam—yang memberikan nilai tambah strategis bagi grup Haji Isam.

Baca Juga: Makan Malam Tak Selalu Bikin Gemuk: Mitos atau Fakta?

Shankara Fortuna Nusantara sendiri memiliki tiga pemegang saham utama: Liliana Saputri memegang 45%, Putra Rizky Bustaman 45%, dan Bani Adityasuny 10%.

Dengan dukungan finansial dan jaringan keluarga, kepemilikan ini dapat memperkuat posisi grup pada industri ayam olahan dan mendukung ekspansi bisnis mereka di sektor makanan dan gizi.

Dari sisi FAST, penjualan saham ini membuka ruang kolaborasi maupun pendanaan eksternal untuk JAI, sehingga dapat meningkatkan daya saing, efisiensi operasional, dan percepatan proyek strategis. Manajemen menyebut struktur kepemilikan baru mendukung visinya untuk memperluas jaringan dan operasional perusahaan.

Baca Juga: Akhirnya Minta Maaf, 'Mas Pelayaran' Akui Kesalahan dan Siap Hadapi Proses Hukum

Bagi FAST, meski melepas sebagian saham, mereka tetap mengontrol JAI sekaligus memetik efisiensi dari integrasi rantai pasok, sehingga bisa menjaga stabilitas harga pasokan ayam dan keuntungan dari jaringan produksi ayamnya .

Analisis bisnis menyebut langkah ini sebagai strategi jangka panjang: memperkuat sinergi bisnis, menjaga stabilitas supply chain, dan memperluas ekosistem bisnis keluarga Haji Isam di industri agrofood modern. ***(SA)

 

Tags

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB