WartaPesona.com- Cipondoh, Tangerang – Sebanyak 612 calon petugas haji dari berbagai instansi resmi mengikuti pembukaan Orientasi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Terintegrasi 1446 H/2025 M yang berlangsung pada Minggu (4/5/2025) di Cipondoh, Tangerang. Kegiatan ini menjadi langkah awal penting dalam mempersiapkan para pelayan jemaah haji Indonesia di tanah suci.
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Hilman Latief, menekankan pentingnya proses orientasi ini sebagai bekal mental, spiritual, dan etika pelayanan.
“Kuatkan mental sebagai pelayan jemaah. Jangan membentak, jangan bersuara keras. Layani dengan kelembutan dan ketulusan,” pesannya dalam sambutan pembukaan.
Menurut Hilman, tugas petugas haji bukan hanya teknis administratif, tapi juga mencerminkan wajah Indonesia sebagai negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia.
Oleh karena itu, profesionalisme, empati, dan keramahan menjadi kunci utama pelayanan.
Direktur Bina Haji Umrah, Musta'in Ahmad, menjelaskan bahwa 612 peserta yang mengikuti orientasi ini berasal dari kementerian, lembaga, dan unsur keamanan serta kesehatan.
Baca Juga: Terminal 2F Soetta Diresmikan: Gerbang Mulia Menuju Tanah Suci oleh Presiden Prabowo
“Kami berharap para petugas mampu meningkatkan kualitas layanan sekaligus memberi masukan untuk perbaikan layanan haji di masa depan,” ujarnya.
Dari sisi kesehatan, Kapus Kesehatan Haji, Liliek Marhaendro Susilo, mengingatkan bahwa kerja sama dan koordinasi antar-petugas sangat vital untuk menjaga kesehatan jemaah.
“Semua unsur—baik TNI/Polri, kementerian, maupun tenaga medis—adalah satu kesatuan pelayan. Cegah potensi gangguan kesehatan sejak dini,” katanya.
Baca Juga: Kado Prabowo untuk Buruh: Janji Kesejahteraan dan Pahlawan Nasional dari Akar Rakyat
Sementara itu, Sekretaris Utama BPH, Teguh Dwi Nugroho, menambahkan bahwa keramahan adalah wajah pelayanan.