Ia menekankan pentingnya dukungan pemerintah untuk mempromosikan produk-produk berbasis warisan budaya Indonesia agar bisa bersaing di pasar internasional.
Poppy juga mengungkapkan inovasi terbaru dari desainer lokal yang menggunakan material ramah lingkungan seperti eco-print fabrics berbahan dasar kapas.
Produk ini bahkan siap dipamerkan dalam Dubai Fashion Week untuk menyasar pasar halal global.
Baca Juga: Waspada! Kemenag Ingatkan Risiko Berat Jika Gunakan Visa Non Haji
Turut hadir dalam pertemuan ini, Deputi Bidang Kreativitas, Budaya, dan Desain Kemenparekraf Yuke Sri Rahayu, yang menegaskan pentingnya mendorong produk daerah masuk dalam panggung besar nasional seperti IFW.
Direktur Fesyen Romi Astuti dan Kabid Pemasaran dan Komersialisasi Fesyen Dessy Widowati juga mendampingi Menparekraf dalam audiensi tersebut.
Langkah kolaboratif antara Kemenparekraf dan APPMI ini diharapkan dapat membangkitkan kembali semangat industri fesyen Indonesia, sekaligus memperkuat posisinya sebagai bagian vital dari ekosistem ekonomi kreatif nasional.***