WartaPesona.com - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/KaBekraf), Teuku Riefky Harsya, menerima kunjungan Menteri Imigrasi, Kewarganegaraan, dan Urusan Multikultural Australia, Tony Burke, serta Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta.
Baca Juga: Riau dan Kepulauan Riau: Mengoptimalkan Potensi Industri Berkelanjutan
Kunjungan ini membahas potensi kerja sama strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, yang kini menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi.
“Hubungan Indonesia dan Australia terus menunjukkan ikatan yang kuat. Dengan penuh keyakinan, saya percaya kolaborasi kita akan menghasilkan manfaat besar bagi kedua negara,” ujar Menekraf Riefky.
Ia menegaskan bahwa pemerintah Indonesia memberikan perhatian khusus pada pengembangan ekonomi kreatif, tercermin dari pembentukan Kementerian Ekonomi Kreatif sebagai institusi tunggal pertama dalam sejarah yang mengelola sektor ini.
“Langkah ini mencerminkan komitmen kami dalam menjadikan ekonomi kreatif sebagai prioritas utama pembangunan nasional,” tambahnya.
Baca Juga: Otomotif Indonesia di Jalur Hijau: Pertumbuhan Industri dan Lompatan ke Era Kendaraan Listrik
Menteri Tony Burke memuji langkah ini sebagai terobosan penting. “Ekonomi kreatif adalah sektor di mana banyak orang bergantung, dan pembentukan kementerian khusus menunjukkan keberanian Indonesia untuk menjadi pelopor di kawasan Asia-Pasifik,” ujarnya.
Baca Juga: TKDN: Karpet Merah untuk Investasi, Penggerak Ekonomi Domestik
Dalam pertemuan tersebut, Menekraf Riefky mengidentifikasi tiga fokus utama untuk penguatan kerja sama Indonesia-Australia di sektor ekonomi kreatif:
- Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kreatif: Menciptakan lingkungan kondusif untuk pertumbuhan industri kreatif.
- Pertukaran dan Promosi Budaya: Memperkuat hubungan budaya melalui program kolaborasi lintas negara.
- Peningkatan Kapasitas SDM: Melalui pelatihan dan program pengembangan talenta kreatif.
Baca Juga: Indonesia-Tiongkok Mantapkan Kerja Sama Strategis: Dari Otomotif hingga Semikonduktor
Pertemuan strategis ini dihadiri pula oleh Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar, Plt. Sekretaris Kementerian Ekonomi Kreatif Dessy Ruhati, dan Plt. Deputi Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Cecep Rukendi. ***(HA)