berita

Gempa Megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut tinggal menunggu waktu? Begini penjelasan BMKG

IRA
Senin, 19 Agustus 2024 | 12:41 WIB
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono. (BMKG)

WartaPesona.com - Sepekan ini kabar gempa megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut yang disebutkan hanya tinggal menunggu waktu cukup menyita perhatian netizen.

Gempa megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut bahkan sempat membuat khawatir sejumlah kalangan.

Namun, sebenarnya isu gempa megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut juga pernah muncul ke tengah publik. Bahkan sejak 2004 ketika terjadi gempa dan tsunami di Aceh.

Baca Juga: Pendaftaran CPNS 2024 akan dibuka 20 Agustus, ada 250.407 formasi yang bisa dilamar

Lantas, apakah gempa megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut itu hanya isu saja atau sebuah potensi yang bisa terjadi sewaktu-waktu?

Isu gempa megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut muncul setelah terjadinya gempa besar 7,1 SR di Tunjaman Nankai, yang mengguncang Prefektur Miyazaki Jepang.

Gempa yang memicu tsunami kecil pada 8 Agustus 2024 di Jepang itu memunculkan kekhawatiran di kalangan para ilmuwan, pejabat negara, dan publik di Jepang, akan potensi terjadinya gempa dahsyat di Megathrust Nankai.

Baca Juga: Wisata Kota Ambon Maluku, Taman Monumen Martha Christina Tiahahu destinasi ikonik dan historis

Kekhawatiran serupa ternyata juga membuat sejumlah pakar dan BMKG merilis kembali potensi gempa megathrust yang juga bisa terjadi di Indonesia, yaitu megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut.

Hampir sepekan ini potensi gempa megathrust Selat Sunda dan Mentawai Siberut pun menjadi perbincangan netizen, dan kekhawatiran sejumlah pijak.

Karena itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali menjelaskan perihal tersebut.

Baca Juga: Waduh, kematian residen dokter spesialis PPDS di Amerika Serikat terbesar karena bunuh diri!

Menurut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono, munculnya kembali pembahasan potensi gempa megathrust saat ini bukan merupakan peringatan dini atau warning yang seolah-olah dalam waktu dekat akan segera terjadi.

Dia mengatakan, pembahasan Zona Megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut hanya untuk mengingatkan kembali akan adanya potensi gempa besar tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB