Kasus korupsi yang paling menarik atensi publik Indonesia di tahun 2024 ini adalah kasus PT.Timah Tbk. Yang diduga berpotensi mengakibatkan kerugian negara sebesar 271 triliun rupiah. Kasus ini juga menarik perhatian, karena didalamnya terlibat beberapa tokoh yang cukup terkenal di masyarakat seluruh Indonesia, yaitu suami dari aktris Sandra Dewi yang bernama Harvey Moeis, dan juga crazy rich PIK Helena Lim.
Berdasarkan pernyataan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumendana, nominal yang terbilang fantasis tersebut hanyalah peritungan kotor, bisa lebih atau kurang dari itu. Beliau menerangkan bahwa nominal tersebut berupa perhitungan kerusakan ekosistem yang dilakukan oleh PT.Timah Tbk, karena telah melakukan eksplorasi penambangan timah secara illegal, dan pertimbangan dampak lainnya.
Hingga saat ini Kejagung telah menetapkan 16 tersangka kasus ini, berikut nama-nama tersangka tersebut
- Mochtar Riza Pahlevi Tabrani sebagai Direktur Utama PT Timah 2016-2021,
- Emil Ermindra sebagai Direktur Keuangan Timah 2017-2018,
- Alwin Albar Direktur Operasi Produksi PT Timah 2017-2021,
- Pengusaha di Bangka Belitung, SG alias AW,
- Pengusaha di Bangka Belitung, MBG,
- HT alias ASN sebagai Direktur Utama PT CV VIP,
- Manajer Operasional Tambang CV VIP, AL,
- Mantan Komisaris CV VIP, BY,
- Official ownership CV VIP, Tamron Tamsil,
- Adik Tamron Tamsil, Toni Tamsil,
- Rosalina General Manager PT Tinido Inter Nusa,
- Direktur PT SBS, RI,
- Suparta Direktur Utama PT Refined Bangka Tin,
- Direktur Pengembangan Usaha PT RBT, Reza,
- Helena Lim Crazy Rich PIK, Pengusaha sekaligus Manajer PT QSE,
- Harvey Moeis, Pengusaha sekaligus perpanjangan tangan PT RBT.
Untuk selanjutnya kejaksaan agung akan terus melakukan penyidikan guna mengungkap kasus yang merugikan Negara sebesar 271 triliun rupiah tersebut.
Baca Juga: Sandiaga Uno Kagum Desa Perlang Merubah Bekas Tambang Jadi Desa Wisata dan Buka Lapangan Kerja
Itulah beberapa kasus korupsi di Indonesia yang terjadi dari tahun 2023-saat ini, yang paling menarik perhatian masyarakat Indonesia, juga sedikit dapat dijadikan gambaran betapa banyaknya kerugian yang ditimbulkan akibat kasus korupsi yang marak terjadi di negeri ini. Korupsi merupakan penyakit dinegeri ini, karena dampaknya bukan hanya kerugian secara keuangan negara saja, tetapi juga dapat menimbulkan adanya dampak sosial lainnya. Sebagai contoh lain, korupsi dana bansos yang menyebabkan bukan hanya kerugian negara,tetapi juga menyebabkan banyak masyarakat yang memang sangat membutuhkan bansos guna memenuhi kebutuhan pokoknya namun hal itu tidak dapat terjadi dan pada akhirnya menimbulkan kelaparan yang juga akan menyebabkan penurunan kualitas SDM di Indonesia.***(KYAT)/ZAF