Baca Juga: Pasar Seni Ubud Bali: Pesona Seni dan Kerajinan Tangan yang Menginspirasi
Keindahan Belitung dengan Black Rock memperlihatkan formasi bebatuan dan susunan geopark yang salah satu yang memilki skor tertinggi di dunia menurut penilaian dari UNESCO," kata Menparekraf Sandiaga Uno.
Kegiatan ini adalah hasil kerja sama antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta Privy (perusahaan penyelenggara sertifikat elektronik tersertifikasi dan penyelenggara tanda tangan elektronik).
"Melalui event ini, kami berharap dapat membangun lapangan kerja baru di sektor pariwisata sebanyak 4,4 lapangan kerja," ujar Menparekraf.
Baca Juga: Liburan Seru Menikmati Keajaiban dan Kekaguman di Pura Tirta Empul, Ubud Bali
Menparekraf juga berharap bahwa melalui penyelenggaraan World Tourism Day Golf Geopark Challenge 2023, penerbangan internasional ke Belitung dapat kembali dibuka.
"Saya sudah banyak berkomunikasi dengan Pak Menteri Perhubungan, dia menyampaikan bahwa jika ada lebih banyak acara seperti ini, misalnya 3-4 kali setahun, maka akan menarik wisatawan mancanegara.
Sehingga kita bisa segera mengaplikasikannya, karena Air Asia sudah tertarik dan maskapai lain juga. Tapi semuanya bergantung pada event, itu yang kami tawarkan. Permintaan domestik juga tinggi, dan kami menunggu kesiapan dari maskapai penerbangan," jelas Menparekraf.
Belitung, dengan pesonanya yang tak terlupakan, siap menjadi tujuan unggulan bagi delegasi KTT ASEAN dan wisatawan dari seluruh dunia.
Dengan kombinasi kekayaan alam, budaya, dan geologi yang luar biasa, Belitung menawarkan pengalaman wisata yang sangat istimewa.
Semoga Belitung terus bersinar sebagai salah satu permata tersembunyi Indonesia yang memikat hati banyak orang.***