Erick Thohir Mendorong Semangat dan Keahlian dari Ponpes Ora Aji Untuk Membangun Indonesia

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Minggu, 3 September 2023 | 16:19 WIB
Erick Thohir dorong kerja keras, persatuan, dan prinsip Gus Miftah: tidak miskin hati dan kemampuan dalam membangun Indonesia. | WartaPesona.com
Erick Thohir dorong kerja keras, persatuan, dan prinsip Gus Miftah: tidak miskin hati dan kemampuan dalam membangun Indonesia. | WartaPesona.com


WartaPesona.comMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan bahwa untuk memajukan Indonesia, semua warga negara harus terus bekerja keras.

Dalam upaya membangun Indonesia, Erick juga menekankan pentingnya kerja sama dan persatuan.

Erick mengungkapkan penghargaannya terhadap Gus Miftah, karena beliau selalu mengajarkan filosofi kerja keras kepada kita semua.

Baca Juga: Prestasi Luar Biasa Erick Thohir dalam Memajukan BUMN Terpancar Melalui Apresiasi Politisi PPP

Pesan ini disampaikan oleh Erick dalam acara peringatan Hari Ulang Tahun ke-11 Pondok Pesantren (Ponpes) Ora Aji pada Sabtu malam tanggal 2 September 2023.

Ponpes ini terletak di Tundan, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

KH Miftah Maulana Habiburrahman atau yang lebih akrab disapa Gus Miftah adalah pemimpin Ponpes tersebut.

Selanjutnya, Erick menceritakan bahwa perjuangan Gus Miftah dalam mengembangkan Ponpes Ora Aji didasarkan pada prinsip-prinsip mendasar yang sangat dihargai.

Beberapa prinsip tersebut adalah tidak boleh kekurangan dalam sikap rendah hati dan tidak boleh kekurangan dalam kemampuan.

Kedua prinsip ini juga relevan dalam upaya membangun Indonesia.

"Jadi, dengan keyakinan, prinsip-prinsip yang diteruskan oleh Gus Miftah bahwa kita tidak boleh kurang dalam sikap rendah hati dan tidak boleh kurang dalam kemampuan.

Baca Juga: Pertumbuhan Popularitas Erick Thohir Sebagai Calon Wakil Presiden Semakin Terdepan

Jika kita ingin menjaga kehormatan Indonesia, kita harus mempertahankan Islam yang berbudaya dan memberikan kebaikan," kata Erick. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X