WartaPesona.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut adanya polusi budaya saat menyampaikan Pidato Kenegaraan 2023 di Jakarta, Rabu (16/8).
Polusi budaya menjadi bagian menarik dari Pidato Kenegaraan 2023 Presiden Jokowi di Senayan Jakarta pada Rabu pagi tersebut.
Presiden Jokowi dalam pidato kenegaraan 2023 itu menyebut polusi budaya terjadi di ruang publik karena adanya kebebasan dan demokrasi di media sosial.
Dalam pidatonya itu, Presiden Jokowi mengatakan adanya media sosial seperti sekarang ini apa pun bisa disampaikan kepada Presiden.
Baca Juga: Pembaruan perangkat lunak iOS 17, ada iPhone model lama akan jatuh harga
Mulai dari masalah rakyat di pinggiran, sampai kemarahan, ejekan, bahkan makian dan fitnahan bisa dengan mudah disampaikan dengan media sosial.
"Saya tahu ada yang mengatakan saya ini bodoh, plonga-plongo, tidak tahu apa-apa, Firaun, tolol. Ya, ndak apa-apa," kata Presiden dalam pidatonya.
"Sebagai pribadi, saya menerima saja. Tapi yang membuat saya sedih, budaya santun dan budi pekerti luhur bangsa ini tampak mulai hilang," sambungnya.
Presiden Jokowi kemudian menyambung lagi, bahwa kebebasan dan demokrasi digunakan untuk melampiaskan kedengkian dan fitnah.
Baca Juga: iPhone 15 meluncur September 2023? Kabel pengisian daya beralih dari Port Lightning ke USB Universal
Hal itulah yang dimaksud oleh Presiden Jokowi sebagai polusi budaya.
Polusi di wilayah budaya, yang menurutnya sangat melukai keluhuran budi pekerti bangsa Indonesia.
"Memang tidak semua seperti itu. Saya melihat mayoritas masyarakat juga sangat kecewa dengan polusi budaya tersebut," kata Presiden dalam pidatonya pula.
Menurut Presiden, cacian dan makian tersebut justru membangunkan nurani bangsa untuk bersatu menjaga moralitas ruang publik.
Artikel Terkait
Presiden Jokowi siapkan sapi kurban untuk 38 provinsi di Indonesia, bobotnya di atas 900 kilogram
Erick Thohir Menegaskan Dukungannya kepada Jokowi dalam Konteks Cawapres 2024
Papua Street Carnival 2023, Presiden Jokowi yakin anak muda Papua akan buat lompatan besar
Budi Arie Setiadi resmi jabat Menteri Komunikasi dan Informasi periode 2019-2024 usai dilantik Presiden Jokowi
Membangun Persatuan: Jokowi Ajak Prabowo dan Erick ke Pabrik Pindad di Malang
Jokowi Menegaskan Fokus Pembicaraan dengan Sandiaga Uno Adalah Pariwisata