WartaPesona.com- Solo, Jumat (11/8/2023) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno telah membahas peluang luar biasa yang dihadirkan oleh ekonomi digital Indonesia.
Pertumbuhan yang diproyeksikan hingga mencapai 150 miliar dolar AS atau setara dengan Rp2.333 triliun pada tahun 2025, memiliki potensi untuk menjadi instrumen utama dalam memulihkan ekonomi nasional.
Dalam Acara Road to Indonesia Startup Ecosystem Summit (ISES) 2023 di Solo Techno Park, Jawa Tengah, Sandiaga Uno menjelaskan bahwa Indonesia memiliki sekitar 9 juta tenaga kerja di bidang digital.
Baca Juga: Sandiaga Uno Memperkaya Kapasitas dan Kompetensi UMKM Melalui AKI 2023
Dukungan dari sektor ekonomi kreatif telah membawa Indonesia masuk ke dalam tiga besar dunia, bersanding dengan Amerika Serikat (dengan Hollywood) dan Korea Selatan (dengan Kpop).
“Ketika kita mengarahkan perhatian pada bakat digital yang ada di Tanah Air, maka Indonesia diharapkan dapat memberikan kontribusi ekonomi tambahan sebesar 150 miliar dolar AS pada tahun 2025.
Jika kita fokus pada hal ini, kita bisa mendapatkan angka-angka yang sangat berarti. Indonesia bukan hanya menjadi tujuan investasi, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi dan peluang kerja baru melalui start-up," ujar Menparekraf Sandiaga Uno.
Baca Juga: Sandiaga Uno Berikan Bantuan DPUP kepada lima Desa Wisata di Jawa Barat
Dalam acara yang sama, turut hadir Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan, Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka, dan Staf Khusus (Stafsus) Presiden RI Putri Tanjung.
Sandiaga Uno menjelaskan bahwa Kemenparekraf telah mengembangkan beberapa program yang dapat berkolaborasi dengan start-up, seperti Baparekraf for Start-up (BEKUP), Baparekraf ScaleUp Champions (BSC), dan Baparekraf Developer Day.
"Program-program ini dapat diintegrasikan dengan berbagai inisiatif yang langsung berdampak pada masyarakat, termasuk penciptaan lapangan kerja, akses layanan publik, dan pembiayaan," ungkapnya.
Ia juga menyoroti bahwa ekonomi kreatif yang didukung oleh digitalisasi akan menjadi kekuatan baru dalam perekonomian.
Ini akan mendukung pertumbuhan ekonomi dan memberikan peluang usaha yang semakin luas.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada MenKopUKM Teten dan juga Wali Kota Solo, Mas Gibran, atas penyelenggaraan acara ini. Saya berharap para pelaku start-up dapat menggali potensi ekonomi digital yang luar biasa di Indonesia, yang bahkan dapat menjadi yang tertinggi di kawasan ASEAN," tambahnya.***
Artikel Terkait
Sandiaga Uno: Tips Akses Pembiayaan Brilian untuk Pelaku Parekraf di Tomohon
Sandiaga Uno Sinergikan Subsektor Ekonomi Kreatif di Sulut Melalui Kelana Nusantara
Sandiaga Uno Mengajak Desa Wisata Kakaskasen Dua di Tomohon Berpromosi Melalui Konten Kreatif
Sandiaga Uno: ITMP Menuju Kejayaan Wisata Morotai dan Penguatan Indeks Pembangunan Pariwisata Nasional
Sandiaga Uno Ajak Kota Bekasi Identifikasi Potensi Ekonomi Kreatif Melalui Uji Petik PMK3I
Sandiaga Uno: Eksplore Wisata Ramah Lingkungan bersama Kemenparekraf dan Agoda Melalui Program Eco Deals
Sandiaga Uno Bangga atas Semangat Para Santri dalam Pelatihan Santri Digitalpreneur
Sandiaga Uno Apresiasi Inovasi Santri Ponpes Al Muhajirin Jabar dalam Pengembangan Kuliner Simping Sayuran
Sandiaga Uno Berikan Bantuan DPUP kepada lima Desa Wisata di Jawa Barat
Sandiaga Uno Memperkaya Kapasitas dan Kompetensi UMKM Melalui AKI 2023