WartaPesona.com - Korea Meteorological Administration (KMA) menginformasikan badai Khanun telah mendarat di pantai tenggara Korea Selatan, Kamis (10/8) pagi.
KMA menyebut sesuai perkiraan jalur lintasan badai Khanun tersebut terus bergerak menuju wilayah Kota Metropolitan Seoul yang diperkirakan akan tiba pada siang nanti.
Dampak badai Khanun di Korea Selatan telah dirasakan di sejumlah kota di negara itu sejak Rabu (9/8), dengan turunnya hujan lebat dan angin kencang.
Tak kecuali di Kota Iksan, Provinsi Jeolla, Korea Selatan, lokasi di mana Kontingen Indonesia dalam Jambore Pramuka Sedunia ke-25 di tampung di Wonkwang University.
Kwarda Gerakan Pramuka DIY dalam rilis di laman resmi melaporkan, hujan lebat dan angin kencang sudah melanda kawasan Wonkwang University di Kota Iksan Korea Selatan, sejak Rabu (8/8) malam.
Hujan lebat dan angin kencang yang masih melanda sebagai dampak badai Khanun itu, memaksa agenda City Tour Jambore Pramuka pada hari ini dibatalkan.
Baca Juga: Video musik Pink Venom Blackpink nominasi MTV Award 2023, tembus 700 juta penayangan di YouTube
Sekitar 2.000 peserta Jambore Pramuka Sedunia ke-25 dari Indonesia, Polandia, Mongolia, India, dan Ekuador, diinstruksikan untuk tetap di dalam ruangan.
Mereka harus menahan udara dingin dengan suhu 20 derajat Celcius, berbanding terbalik dengan beberapa hari sebelumnya ketika mereka harus berjuang melawan cuaca panas ekstrem di Saemangeum.
Namun demikian, Kwarda DIY melaporkan semua kontingen Jambore dalam kondisi baik. Dan, pada siang nanti diagendakan mengikuti pertunjukan kesenian di Hall Wonkwang University.
Baca Juga: Sederet grup musik Kpop masuk nominasi MTV Video Music Award 2023, Blackpink masuk 4 kategori
Seperti diinformasikan sebelumnya, agenda Jambore Pramuka Sedunia ke-25 tetap berlanjut di lokasi penampungan, meski badai Khanun melanda seluruh kawasan Republik Korea.
Berbagai acara luar ruangan tidak diperbolehkan, sehingga acara Jambore Pramuka Sedunia ke-25 Korea Selatan dilangsungkan di dalam ruangan hingga badai Khanun nanti berlalu.
Artikel Terkait
Kontingen Indonesia peserta Jambore Pramuka Sedunia ke-25 di Korea Selatan masih bertahan dari panas ekstrem
Ratusan peserta Jambore Pramuka Sedunia di Korea Selatan alami heat stroke akibat panas ekstrem, sudah pulih
Badai Khanun ancam Korea, peserta Jambore Pramuka Sedunia ke-25 di Sae Man-Geum dievakuasi
Ancaman Badai Khanun di Korea Selatan, evakuasi besar-besaran peserta Jambore Pramuka dimulai Selasa pagi
Hindari badai Khanun, Kontingen Indonesia Jambore Pramuka Sedunia ke-25 dievakuasi ke Wonkwang University
Korea siapkan acara hiburan dan peket wisata musim panas bagi peserta Jambore Pramuka Sedunia di Seoul
Alhamdulillah, kontingen Indonesia Jambore Pramuka Sedunia ke-25 Korea Selatan sudah tiba di lokasi evakuasi
Badai Khanun mulai tiba di Korea, Jambore Pramuka Sedunia ke-25 jadi perhatian