WartaPesona.com- Jakarta - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) tengah mempersiapkan pemberlakuan kebijakan Golden Visa sebagai daya tarik bagi wisatawan berkualitas yang tertarik berinvestasi di tanah air.
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan bahwa kebijakan ini akan menjadi opsi menarik bagi mereka yang ingin memberikan kontribusi positif bagi pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.
Golden Visa merupakan produk keimigrasian yang memberikan izin bagi warga negara asing untuk tinggal dan bekerja di Indonesia dalam rentang waktu 5 hingga 10 tahun.
Baca Juga: Tayang Perdana di Bioskop Indonesia: The Meg 2, Aksi Petualangan Menegangkan Melawan Hiu Purba
Dengan kebijakan ini, pemegang Golden Visa akan menikmati sejumlah manfaat eksklusif yang berbeda dengan pemegang visa umum.
Beberapa keuntungan meliputi proses permohonan visa dan urusan imigrasi yang lebih mudah dan cepat, kemudahan mobilitas dengan multiple entries, jangka waktu tinggal yang lebih lama, hak untuk memiliki aset di dalam negeri, serta menjadi jalur fast track untuk mengajukan kewarganegaraan.
Kementerian berencana memberikan 10 jenis Golden Visa, termasuk bagi investor perorangan seperti pendiri perusahaan, investor yang tidak mendirikan perusahaan, diaspora WNA eks WNI, global talent, dan digital nomad.
Baca Juga: Sandiaga Uno , Menuju Prestasi Puncak: PPPK Kemenparekraf Harus Tunjukkan Performa yang Optimal
Langkah ini diambil guna menarik investasi asing yang signifikan dan mendorong pertumbuhan ekonomi serta menciptakan lapangan kerja.
Menparekraf Sandiaga menjelaskan bahwa Golden Visa menargetkan wisatawan berkualitas yang tidak hanya datang untuk berlibur, tetapi juga berinvestasi dan tinggal dalam jangka panjang.
Dengan kehadiran mereka, diharapkan akan terjadi transfer teknologi yang berkontribusi dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Respons positif pun datang dari para investor yang menyambut baik kebijakan Golden Visa ini.
Pada ajang International Tourism Investment Forum (ITIF) 2023 di Bali, banyak investor yang mempertanyakan lebih lanjut mengenai hal ini.
"Permintaannya cukup banyak dari para investor karena mereka akan keluar masuk Indonesia dan itu butuh kepastian regulasi visanya dan ini sangat urgent," ungkap Sandiaga.
Artikel Terkait
Survei terbaru: Elektabilitas Cawapres Sandiaga Uno menguat, bersaing ketat dengan Erick Thohir
Ucapan Selamat Idul Adha Menteri Sandiaga Uno: Harapan Berkah & Kaitan Ekonomi
Puspoll Indonesia: PPP perlu segera ambil langkah strategis manfaatkan elektabilitas Sandiaga Uno
Gagal jadi tuan rumah event internasional, Sandiaga Uno siapkan langkah pulihkan citra Indonesia
Menparekraf RI Sandiaga Uno raih Penghargaan Top GPR Figure Award 2023
Sandiaga Uno masuk 5 besar Bakal Cawapres Ganjar Pranowo, PPP makin optimis
Gemilang di Panggung Global, Menparekraf Sandiaga Uno Raih Penghargaan Top GPR Figure Award 2023
Sandiaga Uno Bergerak Maju: Dukung Promosi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Sekitar Kawasan IKN
Berdiri Teguh dengan Stand-up Comedy: Sandiaga Uno Dukung Standupfest untuk Majukan Komedi Tanah Air
Sandiaga Uno , Menuju Prestasi Puncak: PPPK Kemenparekraf Harus Tunjukkan Performa yang Optimal