Begini perilaku utama hidup sehat menurut Menkes Budi Gunadi, pola makan harus sesuai siklus hidup

photo author
Tim WartaPesona 4, Warta Pesona
- Jumat, 23 Juni 2023 | 20:34 WIB
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin.  (Instagram @kemenkes_ri)
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin. (Instagram @kemenkes_ri)

WartaPesona.com - Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin, mengatakan asupan makanan bergizi merupakan salah satu perilaku utama hidup sehat.

Menurut Menkes Budi Gunadi, cara hidup tetap sehat itu adalah dengan beraktivitas fisik dan aktivitas akal secara rutin. Selanjutnya, harus mengatur pola makan.

Dalam hal ini, peran asupan gizi itu penting sekali. Mulai dari ibu hamil, bayi, anak-anak, remaja, dewasa hingga lansia.

"Pola makan dan pola gizinya harus diatur,'' ungkap Menkes Budi Sadikin, dilansir dari laman Kemenkes RI, Jumat (23/6/2023).

Baca Juga: Stok hewan kurban di Kabupaten Gunung Kidul, surplus, segini harga rata-rata sapi dan kambing

Dia mengatakan, bahwa pola makanan dan gizi harus ditata dengan baik sesuai siklus hidup.

Saat bayi dan anak-anak, harusnya banyak mengonsumsi protein hewani. Remaja banyak mengkonsumsui protein, dan karbohidrat.

"Dewasa dan Lansia lebih banyak makan sayuran agar hidupnya bisa lebih sehat," katanya.

Menkes Budi Sadikin menyampaikan hal itu saat virtual conference pada acara Temu Ilmiah Nasional PERSAGI 2023 di Semarang, Jawa Tengah, pekan lalu.

Dia mengatakan, bahwa upaya merealisasikan Transformasi Layanan Primer tentang mengatasi masalah gizi di Indonesia adalah dengan meningkatkan layanan promotif dan preventif yang lebih terarah.

Baca Juga: Liburan di Hutan Pinus Mangunan Bantul, terasa bagai berada di tengah indahnya belantara

Peran ahli gizi sangat diperlukan untuk dapat mengedukasi masyarakat, agar dapat mengatur pola hidupnya dan mengubah paradigma masyarakat untuk dapat menjaga kesehatannya.

Dia menekankan, perlunya perubahan paradigma kesehatan. Bukan bagaimana caranya menyembuhkan orang sakit, tetapi lebih ke mencegah orang menjadi sakit.

Menkes Budi mengatakan, saat ini sudah hampir 100.000 antropometri modern disebarluaskan ke 300.000 Posyandu kabupaten atau kota di Indonesia sebagai langkah mencegah stunting.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X